KESEHATAN adalah nikmat Allah yang sering kali baru disadari setelah sakit menimpa. Rasulullah ﷺ bersabda: “Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari).
Salah satu penyakit yang kini semakin banyak menyerang pria adalah kanker prostat. Prostat adalah kelenjar kecil pada pria yang berfungsi menghasilkan cairan semen, yang menjadi media hidup bagi sperma. Meski ukurannya hanya sebesar kenari, jika terganggu bisa membawa dampak besar bagi kesehatan bahkan keselamatan jiwa.
Apa Itu Kanker Prostat?
Kanker prostat terjadi ketika sel-sel pada kelenjar prostat tumbuh tidak terkendali. Penyakit ini umumnya menyerang pria di atas usia 50 tahun, tetapi faktor risiko lain juga bisa mempercepat kejadiannya. Gejalanya sering kali samar, seperti sering buang air kecil di malam hari, aliran kencing melemah, nyeri pinggang, atau bahkan tidak ada keluhan sama sekali hingga penyakitnya sudah parah.
BACA JUGA: 5 Penyebab Suami yang Hobi Nonton Film Haram Tidak Lagi Berhasrat kepada Istri
Faktor Risiko Kanker Prostat
Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker prostat, di antaranya:
1- Usia – Risiko meningkat tajam pada pria di atas 50 tahun.
2- Keturunan/Genetik – Jika ayah atau saudara laki-laki pernah mengalaminya, risikonya lebih besar.
3- Pola makan tidak sehat – Tinggi lemak hewani, rendah serat, serta jarang makan sayur-buah.
4- Obesitas dan kurang olahraga.
5- Kebiasaan seksual tertentu, termasuk jarang ejakulasi.
Benarkah Jarang Berhubungan Suami Istri Bisa Jadi Penyebab?
Inilah yang sering ditanyakan para suami. Beberapa penelitian ilmiah memang menemukan kaitan antara frekuensi ejakulasi dengan kesehatan prostat.
Salah satunya adalah studi besar dari Harvard University tahun 2016 yang melibatkan lebih dari 30 ribu pria. Hasilnya, pria yang sering ejakulasi (sekitar 21 kali atau lebih dalam sebulan) memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang jarang ejakulasi (hanya 4–7 kali per bulan).
Apa alasannya?
1- Ejakulasi membantu mengosongkan kelenjar prostat dari zat-zat berbahaya yang bisa menumpuk.
2- Prostat yang aktif lebih terjaga kesehatannya, sedangkan yang jarang dipakai berpotensi mengalami peradangan atau penumpukan.
3- Dengan ejakulasi rutin (baik melalui hubungan suami istri maupun mimpi basah yang normal), prostat seakan mendapat “latihan” agar tetap sehat.
Namun, perlu dicatat: jarang berhubungan bukan penyebab tunggal kanker prostat, hanya salah satu faktor risiko yang sedang diteliti. Faktor genetik, usia, pola makan, dan gaya hidup justru lebih dominan.
Islam Menganjurkan Kehidupan Suami Istri yang Harmonis
Menariknya, Islam sendiri sangat menganjurkan hubungan yang sehat antara suami-istri. Allah berfirman: “Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai.” (QS. Al-Baqarah: 223).
Ayat ini menunjukkan bahwa hubungan suami-istri bukan sekadar pelampiasan nafsu, tapi juga ibadah dan bentuk menjaga kesehatan serta keharmonisan rumah tangga. Bahkan Rasulullah ﷺ bersabda bahwa seorang suami yang mendatangi istrinya dengan niat yang baik akan mendapatkan pahala (HR. Muslim).
Artinya, hubungan suami-istri yang sehat, teratur, dan penuh kasih sayang tidak hanya menjaga keharmonisan rumah tangga, tapi juga memberikan manfaat kesehatan, termasuk untuk prostat.
Pencegahan Kanker Prostat
Selain menjaga keharmonisan dengan pasangan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1- Pola makan sehat – Perbanyak sayuran, buah, biji-bijian, kurangi lemak hewani.
2- Aktif bergerak dan olahraga – Minimal 30 menit sehari, 5 kali seminggu.
3- Menjaga berat badan ideal.
BACA JUGA: 6 Penyebab Menopause Dini dan 5 Cara Mencegahnya
4- Rutin periksa kesehatan – Terutama jika sudah di atas 45 tahun atau punya riwayat keluarga.
Menjaga kehidupan seksual yang sehat dan halal – Hubungan suami-istri yang baik justru bisa menjadi bentuk ikhtiar menjaga kesehatan prostat.
Penutup
Suami, jangan remehkan kesehatan prostat. Jangan sampai kita termasuk orang yang lalai, baru sadar setelah penyakit datang. Rasulullah ﷺ sudah mengingatkan bahwa kesehatan adalah nikmat yang sering disia-siakan. Maka jagalah dengan pola hidup sehat, olahraga, makan yang baik, dan jangan lupa menjaga keharmonisan rumah tangga.
Semoga Allah menjaga kita dari segala penyakit berbahaya, memberi umur panjang dalam ketaatan, dan kesehatan yang bisa digunakan untuk memperbanyak amal shalih.
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
