Mengapa Setelah Makan Pedas Lalu Minum Air Dingin Menjadi Tambah Pedas?

Umar Faqih
3 Min Read
Foto: Freepik

BANYAK orang menyukai makanan pedas karena sensasi panasnya yang menantang. Namun, sering kali setelah menikmati cabai atau sambal, seseorang mencoba meredakan rasa pedas dengan meminum air dingin. Alih-alih berkurang, sensasi pedas justru semakin menjadi-jadi. Fenomena ini sering membuat penasaran: mengapa air dingin malah membuat pedas semakin terasa?

Senyawa Capsaicin, Penyebab Pedas

Rasa pedas sebenarnya bukanlah rasa dalam arti yang sama dengan manis, asin, atau pahit. Pedas adalah sensasi “panas” atau “terbakar” yang dipicu oleh senyawa kimia bernama capsaicin, yang terdapat pada cabai. Capsaicin bekerja dengan menempel pada reseptor saraf di lidah dan mulut, tepatnya reseptor TRPV1 (Transient Receptor Potential Vanilloid 1). Reseptor ini sebenarnya berfungsi untuk mendeteksi panas. Itulah sebabnya, otak menafsirkan capsaicin seperti sensasi terbakar.

BACA JUGA: Benarkah Minuman Manis Bisa Merusak Kesehatan Ginjal?

Mengapa Air Dingin Tidak Membantu?

Secara kimiawi, capsaicin bersifat hidrofobik (tidak larut dalam air) tetapi larut dalam lemak dan alkohol. Ketika seseorang meminum air, apalagi air dingin, capsaicin tidak larut, sehingga senyawa ini justru tersebar lebih luas di permukaan lidah dan rongga mulut. Hal inilah yang membuat rasa pedas terasa semakin menyengat.

Air dingin hanya memberi sensasi sejuk sementara, yang menipu saraf seolah-olah pedas sedikit berkurang. Namun, begitu suhu dingin mereda, capsaicin masih menempel pada reseptor dan kembali merangsang rasa pedas dengan lebih kuat. Inilah alasan mengapa rasa pedas sering kali bertambah intens setelah minum air dingin.

https://s.shopee.co.id/8pjX6QQT7L

Cara yang Lebih Tepat Meredakan Pedas

Karena capsaicin larut dalam lemak, cara yang lebih efektif untuk mengurangi pedas adalah dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung lemak atau protein. Beberapa contoh:

– Susu atau produk olahan susu – Mengandung lemak dan protein kasein, yang mampu mengikat capsaicin dan membantu membersihkannya dari reseptor saraf.

– Makanan berlemak – Seperti keju, yogurt, atau santan, bisa menetralkan sensasi pedas lebih baik dibanding air biasa.

– Makanan berkarbohidrat – Nasi, roti, atau biskuit dapat menyerap sebagian capsaicin dan mengurangi rasa pedas di mulut.

Manfaat Pedas Bagi Kesehatan

Walau kadang membuat kepedasan, capsaicin sebenarnya memiliki banyak manfaat kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi cabai dalam jumlah wajar dapat:

-Meningkatkan metabolisme tubuh.

-Membantu pembakaran kalori.

BACA JUGA: Detoks Ala Zaman Nabi: Bekam, Cara Keren Gen Z Jaga Kesehatan!

-Mengurangi nafsu makan berlebih.

-Memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.

-Berpotensi mendukung kesehatan jantung dan sirkulasi darah.

Namun, konsumsi berlebihan juga bisa menimbulkan efek samping, seperti gangguan pencernaan, iritasi lambung, hingga diare.

Kesimpulan

Minum air dingin setelah makan pedas membuat rasa pedas semakin kuat karena capsaicin tidak larut dalam air, melainkan tersebar lebih luas di mulut. Air dingin hanya memberikan sensasi sejuk sesaat, bukan menghilangkan senyawa penyebab pedas. Untuk meredakan pedas, pilihan terbaik adalah susu, makanan berlemak, atau karbohidrat. Jadi, lain kali Anda merasa kepedasan, jangan buru-buru mengambil air dingin, melainkan segelas susu atau sesuap nasi yang jauh lebih efektif.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *