Saat Kau Dengar Adzan

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

SAAT kau dengar adzan,
Langit pun menunduk lembut menyambut panggilan itu,
Namun kau masih terpaku di hadapan layar dan angka,
Seolah suara Tuhan hanyalah gema jauh yang tak berharga.

Saat kau dengar adzan,
Burung-burung pun berhenti berkicau sejenak,
Angin membawa gema “Hayya ‘alash shalah” ke dalam hatimu,
Tapi jiwamu sibuk menghitung rupiah dan mengejar waktu.

Saat kau dengar adzan,
Para malaikat turun mencatat siapa yang bergegas memenuhi panggilan,
Namun langkahmu tak jua bergeser dari kursi panjang kesibukan,
Padahal di depanmu, ada ampunan yang terbuka lebar tanpa perantara.

Saat kau dengar adzan,
Ingatlah, itu bukan sekadar suara muadzin yang lantang,
Itu panggilan langsung dari Tuhanmu,
Yang masih mau mengundangmu meski kau sering berpaling.

BACA JUGA:  Apa Isi Janji Setia Manusia pada Allah saat Berada di Alam Rahim?

Saat kau dengar adzan,
Dan hatimu tetap beku tanpa getar,
Ketahuilah, bisa jadi itu tanda kasih yang mulai pudar,
Atau iman yang perlahan menipis, nyaris tak terasa di dada.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau menunduk hanya untuk melanjutkan pekerjaan,
Padahal pekerjaanmu bukan penyelamatmu,
Tapi justru bisa jadi saksi lalainya engkau di hadapan Allah.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau berkata, “Nanti saja, setelah ini,”
Tidakkah kau sadar, “nanti” itu bisa tak pernah tiba?
Sebab kematian tak menunggu, dan umur tak menjanjikan sisa.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau pura-pura tak dengar,
Langit mencatat, bumi pun jadi saksi,
Bahwa hatimu kini lebih tunduk pada dunia daripada Ilahi.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau masih menatap layar ponselmu,
Mungkin Allah sedang menatapmu pula,
Dengan kasih yang getir — menunggu kapan kau kembali sadar.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau masih di meja kerja,
Sementara di masjid, para hamba sedang bersujud,
Tidakkah kau iri pada ketenangan mereka yang Allah janjikan?

Saat kau dengar adzan,
Dan hatimu tak bergetar sama sekali,
Maka mohonlah agar Allah menyalakan api cinta itu kembali,
Sebab hati yang mati bukan karena dosa besar,
Tapi karena terlalu lama menolak panggilan yang lembut dan benar.

Saat kau dengar adzan,
Bayangkan kubur yang sunyi tanpa teman,
Dan suara adzan yang dulu kau abaikan,
Kini bergema tanpa bisa kau jawab dengan langkah.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau berkata, “Aku sibuk,”
Ingatlah, yang memanggilmu adalah Pencipta waktu,
Yang bisa membuat seluruh kesibukanmu lenyap dalam sekejap.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau tetap diam,
Itulah saat di mana Tuhan mengujimu:
Apakah engkau masih memilih-Nya, atau memilih dunia yang fana.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau tak beranjak sedikit pun,
Bertanyalah pada dirimu —
Apakah ini tanda cinta yang padam, atau iman yang terlupa arah?

Saat kau dengar adzan,
Dan hatimu menolak panggilan itu,
Ketahuilah, Allah tak rugi sedikit pun,
Hanya engkau yang kehilangan kesempatan menjadi dekat dengan-Nya.

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau biarkan suara itu berlalu,
Sadarlah —
Itu mungkin panggilan terakhir yang sempat kau dengar di dunia ini.

BACA JUGA:  Kenapa Bayi Baru Lahir Langsung Diperdengarkan Adzan?

Saat kau dengar adzan,
Bergegaslah, sebelum kaki tak mampu melangkah,
Sebelum telinga tak lagi bisa mendengar,
Dan sebelum lidah tak lagi bisa mengucap “Laa ilaha illallah.”

Saat kau dengar adzan,
Dan engkau menjawabnya dengan langkah menuju masjid,
Malaikat pun menuliskan namamu dengan tinta cahaya,
Bahwa di hari itu, engkau memilih cinta yang benar — cinta kepada-Nya.

💧 Renungkanlah…

Adzan bukan hanya panggilan untuk shalat,
tapi juga panggilan untuk kembali hidupkan hati.
Jangan tunggu waktu kosong untuk menyahutnya,
sebab bisa jadi, adzan berikutnya berkumandang — bukan untuk shalatmu,
melainkan untuk jenazahmu. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *