SIAPA yang tidak kenal jengkol? Makanan dengan aroma khas ini sering jadi bahan olok-olokan, tapi di balik baunya yang “mengguncang dunia,” ternyata jengkol menyimpan segudang manfaat luar biasa untuk kesehatan tubuh.
Bagi sebagian orang, jengkol identik dengan efek samping berupa bau mulut dan urin yang menyengat. Namun, kalau diolah dengan benar, jengkol bisa menjadi sumber gizi yang tidak kalah dari bahan makanan lain. Yuk, kita lihat manfaatnya!
1. Kaya Akan Protein Nabati
Jengkol mengandung protein nabati cukup tinggi yang baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh dan membentuk otot. Tak heran, di beberapa daerah, jengkol bahkan dijadikan pengganti lauk utama karena kandungan proteinnya hampir setara dengan tempe dan tahu.
2. Sumber Zat Besi Alami
Kandungan zat besi dalam jengkol membantu mencegah anemia. Dengan mengonsumsi jengkol dalam jumlah wajar, kamu bisa membantu tubuh memproduksi sel darah merah yang cukup.
BACA JUGA: Berjemur di Pagi Hari, Apakah Ada Manfaatnya?
3. Mengandung Antioksidan
Siapa sangka, jengkol juga mengandung antioksidan yang mampu melawan radikal bebas. Senyawa ini berperan penting dalam memperlambat proses penuaan dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
4. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Jengkol memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi. Dua mineral ini penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi. Jadi, jangan langsung menolak jengkol dulu hanya karena baunya ya!
5. Menurunkan Risiko Diabetes
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jengkol dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Ini berkat kandungan senyawa aktif yang dapat memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
6. Melancarkan Pencernaan
Jengkol mengandung serat yang dapat membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan usus. Tapi ingat, jangan berlebihan, karena jengkol juga mengandung asam jengkolat yang bisa mengganggu ginjal jika dikonsumsi berlebihan.
BACA JUGA: Manfaat Minum Air Lemon
Cara Aman Mengonsumsi Jengkol
Agar tetap mendapat manfaatnya tanpa efek samping, berikut tipsnya:
Rebus jengkol hingga empuk, buang air rebusannya beberapa kali untuk mengurangi bau dan kadar asam jengkolat.
Hindari makan jengkol mentah.
Jangan konsumsi jengkol terlalu sering, cukup sesekali saja.
Kesimpulan
Meski terkenal karena aromanya yang kuat, jengkol sebenarnya adalah makanan bergizi tinggi yang punya banyak manfaat bagi kesehatan. Seperti kata pepatah, “Don’t judge a food by its smell!” — karena di balik bau yang menusuk, tersimpan kandungan gizi yang menyehatkan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
