WIKIPEDIA untuk sementara menghentikan aktivitas penyuntingan pada halaman “Genosida Gaza” setelah salah satu pendirinya, Jimmy Wales, turun tangan langsung. Ia menilai artikel tersebut melanggar prinsip netralitas sudut pandang (NPOV) yang menjadi salah satu pilar utama Wikipedia.
Langkah Wales itu menuai reaksi keras dari komunitas editor Wikipedia dan pemerhati kebebasan informasi. Banyak yang menilai keputusan tersebut bisa berujung pada penutupan ruang diskusi tentang tuduhan genosida di Gaza, dan bahkan dianggap menyerah pada tekanan pro-‘Israel’.
BACA JUGA: Garis Kuning Israel yang Membelah Gaza dari Dalam
Dalam unggahan di halaman pembicaraan artikel pada 3 November 2025, Wales menyebut versi terkini artikel itu “mengerikan”. Menurutnya, artikel tersebut menyajikan tindakan militer ‘Israel’ di Gaza seolah-olah genosida yang tidak terbantahkan, tanpa memberikan konteks atau pandangan lain yang berimbang.
Wales mengusulkan perubahan redaksi agar lebih netral. Ia memberi contoh kalimat,
“Banyak pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan badan hukum telah menggambarkan — atau menolak menggambarkan — tindakan Israel di Gaza sebagai genosida.”
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan NPOV “tidak bisa dinegosiasikan.”
Saat ini, halaman “Genosida Gaza” berada di bawah perlindungan penyuntingan terbatas, sehingga hanya editor tertentu yang dapat melakukan perubahan.
Komunitas Wikipedia Bereaksi
Keputusan Wales langsung memicu perdebatan panas di komunitas Wikipedia. Sejumlah editor menilai langkah tersebut justru menciptakan “keseimbangan palsu”, karena dianggap meremehkan bukti dari laporan PBB, organisasi hak asasi manusia, dan Mahkamah Internasional (ICJ) yang telah memperingatkan adanya “risiko genosida yang masuk akal” dalam serangan di Gaza.
Mereka khawatir kebijakan ini akan mengaburkan liputan tentang dampak kemanusiaan dari agresi di Gaza. Data PBB menyebut lebih dari 71.000 orang tewas secara langsung, dan jumlah korban bisa mencapai 465.000 jiwa jika mencakup kematian tidak langsung akibat kelaparan, penyakit, dan kehancuran infrastruktur.
BACA JUGA: Ketika Wikipedia Menulis Ulang Zionisme Sebagai Proyek Kolonialis di Palestina
Kontroversi ini juga terjadi di tengah sorotan terhadap cara Wikipedia menangani isu-isu konflik ‘Israel’-Palestina. Platform tersebut kerap menghadapi “perang suntingan” antara editor yang membawa pandangan berbeda, serta tudingan adanya pengaruh politik dan tekanan eksternal dalam pengelolaan kontennya.
Menanggapi hal itu, Jimmy Wales membantah bahwa keputusannya dipengaruhi oleh tekanan dari pihak luar. Ia menegaskan langkahnya semata-mata untuk menjaga integritas prinsip netralitas Wikipedia. []
SUMBER: ROYAL NEWS
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
