SINGKAT dan lugas: idealnya gosok gigi 2 kali sehari.
Pagi setelah sarapan, malam sebelum tidur. Itu standar yang disepakati dokter gigi di mana-mana.
Tapi biar kamu benar-benar paham konteksnya, ini penjelasan yang lebih mantap:
1) Dua Kali Sehari Itu Minimal Wajib
Setelah sarapan: karena malam hari bakteri berkembang, lalu kamu makan lagi. Kalau tak dibersihkan, asam dan gula tertinggal → karies makin cepat muncul.
Sebelum tidur: ini yang paling penting. Saat tidur, produksi saliva turun. Mulut jadi lebih “kering”, bakteri jadi lebih “ganas”. Kalau ada sisa makanan, selesai sudah.
BACA JUGA: Kenapa Bisa Sakit Gigi di Usia Tua?
2) Kapan Butuh Tiga Kali Sehari?
Jujur saja, ini bukan keharusan. Tapi boleh bila:
- Kamu baru makan makanan sangat manis atau lengket.
- Kamu memakai behel/orthodontic.
- Kamu punya masalah gusi tertentu (atas rekomendasi dokter gigi).
Yang perlu dihindari: menggosok gigi langsung setelah minum kopi, jus asam, soda. Tunggu 30 menit dulu, supaya enamel gigi tidak terkikis.
3) Yang Sering Diabaikan
Banyak orang gosok gigi 3 kali sehari tapi tetap berlubang. Kenapa?
Karena tekniknya salah.
Gosok gigi 2 menit, jangan cuma “nyolek” 15 detik.
BACA JUGA: Jangan Suka Gigit Es Batu, Ini Bahayanya!
Gerakan memutar, bukan digosok maju-mundur brutal.
Jangan lupa lidah.
Pasta gigi sebiji kacang, bukan sepenuh sikat.
Intinya:
Frekuensi itu penting, tapi teknik dan timing lebih menentukan kesehatan gigimu.
Kalau kamu disiplin: pagi setelah sarapan & malam sebelum tidur, teknik benar, kamu sudah menang setengah perjuangan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

