Duduk di antara dua sujud adalah salah satu rukun dalam shalat. Bukan sekadar jeda gerakan, tetapi momen penuh doa dan pengharapan kepada Allah. Rasulullah ﷺ tidak pernah melewati posisi ini tanpa doa, dan para ulama salaf sangat menekankan maknanya.
Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud
Bacaan yang paling masyhur dan paling sering dibaca oleh Nabi ﷺ adalah:
رَبِّ اغْفِرْ لِي، رَبِّ اغْفِرْ لِي
“Wahai Rabbku, ampunilah aku. Wahai Rabbku, ampunilah aku.”
Hadits ini diriwayatkan dari Hudzaifah bin Al-Yaman, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ ketika duduk di antara dua sujud membaca doa tersebut.
BACA JUGA: Hukum Shalat tapi Belum Hafal Bacaannya
Bacaan yang Lebih Sempurna
Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ membaca doa yang lebih panjang:
رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاجْبُرْنِي، وَارْفَعْنِي، وَاهْدِنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي
Artinya:
“Wahai Rabbku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, angkatlah derajatku, berilah aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan berilah aku rezeki.”
Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah, dan dinilai hasan oleh para ulama hadits.
Penjelasan Ulama Salaf
Para ulama salaf menjelaskan bahwa doa ini mencakup kebutuhan pokok seorang hamba:
- Ampunan dosa (maghfirah)
- Rahmat Allah
- Kecukupan hidup
- Kemuliaan derajat
- Petunjuk iman
- Kesehatan badan
- Rezeki halal
Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa duduk di antara dua sujud adalah posisi seorang hamba yang paling menunjukkan kefakiran dan ketergantungan total kepada Allah.
Ibnu Qayyim menegaskan bahwa doa di posisi ini adalah doa yang paling lengkap, karena menghimpun kebaikan dunia dan akhirat dalam waktu yang singkat.
Hukum Membaca Doa Ini
Mayoritas ulama berpendapat:
- Membaca doa di antara dua sujud adalah sunnah muakkadah
- Minimal bacaan yang sah adalah “Rabbighfir li”
- Dianjurkan memperpanjang bacaan sesuai contoh Nabi ﷺ, terutama ketika shalat sendirian
Hikmah Duduk di Antara Dua Sujud
Ulama salaf mengatakan:
“Seorang hamba tidak berpindah dari sujud ke sujud kecuali dengan permohonan ampun.”
Ini mengajarkan bahwa:
- Setelah merendahkan diri, kita memohon ampun
- Setelah bersujud, kita meminta kekuatan
- Setelah doa, kita kembali sujud dengan hati yang lebih bersih
BACA JUGA: 7 Tips agar Suami Mau Shalat Berjamaah di Masjid
Penutup
Duduk di antara dua sujud bukanlah sekadar transisi gerakan. Ia adalah jeda penghambaan, tempat seorang hamba mengakui kelemahan dirinya dan memohon seluruh kebutuhannya kepada Allah.
Maka, jangan terburu-buru.
Hidupkan doa ini.
Resapi maknanya.
Karena di antara dua sujud, tersimpan doa yang sangat dicintai Rasulullah ﷺ. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE


