PUASA Ramadhan adalah kewajiban besar dalam Islam. Ia termasuk rukun Islam yang lima sebagaimana disebutkan dalam hadits sahih riwayat Umar bin Khattab ketika Nabi Muhammad menjelaskan tentang Islam.
Karena itu, siapa pun yang merusaknya dengan sengaja tanpa udzur syar’i, berarti telah melakukan dosa besar.
Hukum Berjima’ di Siang Hari Ramadhan
Berhubungan suami istri (jima’) di siang hari Ramadhan bagi orang yang wajib puasa adalah haram dan termasuk pembatal puasa yang paling berat.
Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Baqarah ayat 187 bahwa hubungan suami istri dihalalkan pada malam hari puasa, yang berarti di siang harinya tidak dibolehkan.
Para ulama sepakat (ijma’) bahwa jima’ di siang hari Ramadhan membatalkan puasa dan mewajibkan konsekuensi berat bagi pelakunya.
BACA JUGA: Tahukah Kamu Bahwa 5 Doa Ini Dianjurkan Diperbanyak di Bulan Ramadhan?
Dalil dari Hadits Nabi
Dalam hadits sahih riwayat Abu Hurairah, disebutkan ada seorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad dan berkata, “Aku telah binasa.”
Nabi bertanya, “Apa yang membuatmu binasa?”
Ia menjawab, “Aku menggauli istriku di siang hari Ramadhan.”
Maka Nabi ﷺ memerintahkan tiga pilihan kafarat secara berurutan:
- Memerdekakan budak.
- Jika tidak mampu, berpuasa dua bulan berturut-turut.
- Jika tidak mampu, memberi makan 60 orang miskin.
- Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.
Apa Saja Konsekuensinya?
Jika suami istri berjima’ di siang hari Ramadhan dengan sengaja, maka:
- Puasanya batal.
- Wajib qadha (mengganti) satu hari.
- Wajib membayar kafarat berat (bagi suami menurut jumhur ulama).
- Wajib bertaubat dengan taubat yang sungguh-sungguh.
Mayoritas ulama berpendapat bahwa kafarat dibebankan kepada suami, kecuali jika istri melakukannya dengan kerelaan dan tanpa paksaan, maka ia juga wajib qadha. Tentang kafarat bagi istri, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama.
Bagaimana Jika Karena Tidak Tahu?
Jika benar-benar tidak tahu hukumnya, sebagian ulama memberi keringanan dalam hal kafarat, namun tetap wajib qadha dan taubat. Tetapi di zaman sekarang, alasan tidak tahu sulit diterima, karena ilmu mudah diakses.
Jangan meremehkan perkara ini.
BACA JUGA: Hari ke-3 Puasa Ramadhan, Apa yang Terjadi pada Tubuhmu?
Nasihat untuk Pasangan Muslim
Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga. Ia adalah latihan mengendalikan syahwat.
Jika di siang hari kita tidak mampu menahan diri dari hal yang halal di malam hari, maka bagaimana kita akan menahan diri dari yang haram?
Suami istri tetap boleh bermesraan di siang hari tanpa jima’, selama tidak sampai keluar mani dan tidak terjadi hubungan badan. Namun tetap jaga diri, karena syahwat itu jika sudah menyala, sulit dihentikan.
Gunakan malam Ramadhan untuk kebutuhan biologis, dan gunakan siangnya untuk ibadah, sabar, dan taqwa.
Ramadhan itu singkat. Jangan rusak satu bulan penuh kemuliaan hanya karena satu jam kelalaian. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE






