DI era digital hari ini, media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube bukan lagi sekadar tempat berbagi foto atau video biasa. Ia telah menjadi panggung kehidupan. Banyak pasangan suami istri yang menjadikan rumah tangga mereka sebagai konten—termasuk konten-konten mesra yang sengaja dipublikasikan untuk menarik perhatian.
Pertanyaannya, apakah ini baik? Atau justru menyimpan dampak yang tak disadari?
Mesra dalam rumah tangga adalah hal yang indah seperti suami menggandeng tangan istri, istri bersandar di bahu suami, saling bercanda, saling memuji. Semua itu bagian dari kasih sayang yang memang dianjurkan dalam Islam.
Namun, ketika kemesraan itu direkam, diedit, diberi musik romantis, lalu diunggah demi like, view, dan endorse—niat mulai berubah. Yang tadinya ibadah, bisa bergeser menjadi pencitraan.
BACA JUGA: Suami Istri Berjima’ di Siang Hari Ramadhan
Tidak semua pasangan yang membuat konten mesra berniat buruk. Ada yang ingin menginspirasi, ada yang ingin berbagi kebahagiaan. Tetapi tetap ada batas yang perlu dijaga.
Batasan yang Sering Terlewat
Dalam Islam, hubungan suami istri adalah hubungan yang sakral dan privat. Tidak semua yang halal dilakukan di dalam rumah, halal pula untuk ditampilkan di depan publik.
Beberapa hal yang perlu direnungkan:
-
Menjaga aurat dan adab.
Meski pasangan halal, tetap ada batasan dalam berpakaian dan berinteraksi di depan umum. -
Tidak membuka ranjang ke publik.
Bercanda soal hubungan intim, mengumbar detail kemesraan fisik, atau membuat konten yang mengarah ke syahwat bisa menjadi pintu fitnah. -
Menghindari riya’ dan pamer kebahagiaan.
Kebahagiaan yang dipamerkan terus-menerus bisa melukai hati orang lain, memancing iri, bahkan mengundang hasad. -
Menjaga kehormatan pasangan.
Jangan sampai demi konten, salah satu pihak merasa terpaksa atau tidak nyaman.
Dampak yang Jarang Disadari
Ada beberapa dampak yang sering tidak terlihat di awal:
1. Tekanan untuk Selalu Terlihat Bahagia
Ketika rumah tangga dijadikan konten, pasangan merasa harus selalu tampak harmonis. Padahal setiap pernikahan pasti punya ujian. Akibatnya, masalah disembunyikan, dipendam, bahkan tidak diselesaikan dengan baik.
2. Ketergantungan pada Validasi Publik
Like, komentar, dan pujian bisa menjadi candu. Jika suatu hari respons menurun, muncul rasa tidak percaya diri atau bahkan konflik.
3. Hilangnya Privasi
Apa yang sudah diunggah akan sulit ditarik kembali. Jika suatu saat terjadi konflik besar atau perceraian, jejak digital tetap ada.
4. Potensi Fitnah
Konten mesra bisa memicu syahwat orang lain. Niat awalnya berbagi cinta, tapi tanpa sadar membuka pintu dosa bagi yang menonton.
Antara Inspirasi dan Eksploitasi
Tidak semua konten pasangan itu salah. Konten edukatif tentang komunikasi rumah tangga, manajemen konflik, atau romantisme yang sopan bisa menjadi inspirasi.
Namun bedanya tipis antara inspirasi dan eksploitasi.
Apakah kita berbagi untuk memberi manfaat?
Ataukah demi angka dan popularitas?
Itulah pertanyaan yang perlu dijawab jujur oleh setiap pasangan.
Islam Mengajarkan Malu Itu Indah
Rasa malu (haya’) adalah bagian dari iman. Hubungan suami istri adalah anugerah, tapi juga amanah. Tidak semua yang bisa dilakukan, harus ditunjukkan.
Cinta sejati tidak selalu butuh panggung. Kemesraan yang paling tulus sering kali justru yang tidak disaksikan siapa pun, kecuali Allah.
BACA JUGA: Ini Tidak Boleh Dilakukan Suami Istri Muslim ketika Jima
Media sosial hanyalah alat. Ia bisa menjadi ladang pahala, atau justru pintu dosa—tergantung bagaimana kita menggunakannya.
Bagi pasangan suami istri, renungkan sebelum mengunggah:
Apakah ini menjaga kehormatan?
Apakah ini mendekatkan pada kebaikan?
Ataukah hanya mengejar perhatian?
Karena rumah tangga bukanlah konten. Ia adalah ibadah. Dan ibadah yang paling indah, sering kali justru yang tersembunyi. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

