Ciri-ciri Motor yang Tidak Layak Digunakan untuk Mudik

Umar Faqih
2 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

MUDIK dengan motor itu bukan sekadar soal nekat. Ini soal keselamatan. Jarak jauh. Waktu tempuh lama. Jalan bisa macet. Cuaca tidak menentu. Kalau motor tidak layak, risikonya bukan cuma mogok, tapi juga kecelakaan.

Berikut ciri-ciri motor yang sebaiknya tidak dipaksakan untuk mudik:

1. Mesin sering mati mendadak

Kalau mesin kerap mati saat langsam atau ketika jalan pelan, itu tanda ada masalah pada sistem bahan bakar atau pengapian. Di perjalanan jauh, kondisi ini sangat berbahaya. Terutama saat menyalip atau di tanjakan.

BACA JUGA:  7 Hal Sepele yang Bisa Bikin Motor Boros Bensin

2. Rem tidak pakem

Rem terasa dalam, bunyi berdecit keras, atau motor tetap meluncur meski tuas sudah ditekan? Jangan kompromi. Kampas bisa habis atau minyak rem bermasalah. Di jalur padat saat mudik, rem adalah penyelamat utama.

3. Ban tipis dan retak

Alur ban yang sudah gundul membuat daya cengkeram berkurang, apalagi saat hujan. Ban retak juga rawan pecah. Perjalanan ratusan kilometer dengan ban seperti ini sangat berisiko.

4. Rantai kendor dan berisik

Rantai yang terlalu kendor bisa lepas. Kalau terlalu kencang, bisa merusak gir. Keduanya berbahaya. Apalagi saat membawa beban tambahan seperti tas dan penumpang.

https://s.shopee.co.id/6fbBS7OuuY

5. Lampu redup atau mati

Mudik sering memaksa kita berkendara malam hari. Lampu utama, lampu rem, dan sein wajib normal. Visibilitas adalah kunci keselamatan.

6. Oli jarang diganti

Oli yang sudah hitam pekat dan encer menandakan pelumasan tidak optimal. Mesin bisa cepat panas. Bahkan overheat. Perjalanan jauh menuntut kondisi mesin prima.

BACA JUGA:  Jangan Suka Simpan Helm di Spion Motor, Ini Akibatnya!

7. Getaran tidak wajar

Motor terasa bergetar berlebihan di kecepatan tertentu? Bisa jadi ada masalah di bearing, velg, atau kaki-kaki. Jangan anggap sepele.

Jangan tunggu rusak total baru ke bengkel. Cek motor minimal seminggu sebelum berangkat. Servis menyeluruh lebih murah daripada menanggung risiko di jalan.

Mudik itu tradisi. Tapi keselamatan tetap prioritas. Kalau motor belum siap, perbaiki dulu. Jangan paksakan. Keluarga menunggu Anda sampai dengan selamat, bukan sekadar sampai. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *