BULAN Ramadhan adalah bulan ibadah. Bulan latihan. Bulan pembentukan karakter. Jangan sampai kita menjalani Ramadhan hanya sebagai rutinitas tahunan tanpa perubahan berarti. Ada beberapa hal yang seharusnya benar-benar kita jaga dan hindari agar puasa kita tidak sia-sia.
Pertama, meninggalkan shalat.
Puasa tanpa shalat adalah cacat besar. Shalat itu tiang agama. Bahkan kewajibannya lebih tegas daripada puasa. Jangan merasa sudah “aman” karena berpuasa, sementara shalat lima waktu masih bolong-bolong. Di bulan yang penuh ampunan ini, justru seharusnya kita memperbaiki kualitas shalat, bukan menyepelekannya.
BACA JUGA: Di Ramadhan Ini, Jangan Pernah Tinggalkan 3 Amalan Ini
Kedua, bermaksiat terang-terangan.
Ada orang yang tetap bergosip, membuka aurat, menonton tontonan tidak pantas, bahkan sengaja memamerkan kemaksiatan di media sosial. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan pandangan, lisan, dan hati.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa orang yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh pada puasanya. Artinya, maksiat bisa menggerogoti pahala puasa sedikit demi sedikit.
Ketiga, bermalas-malasan dengan alasan puasa.
Puasa bukan alasan untuk tidak produktif. Justru Ramadhan adalah bulan penuh energi spiritual. Lihat teladan para ulama seperti Imam Syafi’i yang dikenal mengkhatamkan Al-Qur’an berkali-kali di bulan Ramadhan.
Mereka tetap belajar, mengajar, dan berjuang. Kalau kita menjadikan puasa sebagai alasan untuk tidur seharian dan menunda pekerjaan, berarti kita belum memahami makna Ramadhan.
Keempat, berlebihan saat berbuka.
Ironisnya, ada yang siang hari menahan diri, tapi malam hari “balas dendam”. Makan berlebihan, boros belanja, dan berfoya-foya. Padahal inti puasa adalah melatih pengendalian diri. Makan secukupnya, minum secukupnya, dan gunakan harta untuk hal yang lebih bernilai seperti sedekah.
BACA JUGA: Godaan No 1 Paling Berat di Ramadhan: Bahwa Tarawih ‘Cuma’ Sunnah.
Kelima, menyia-nyiakan waktu.
Ramadhan hanya datang sekali setahun. Waktunya terbatas. Jangan habiskan malam dengan scroll tanpa arah atau obrolan tidak bermanfaat. Ganti dengan tilawah, dzikir, shalat sunnah, atau membaca ilmu. Setiap menit di bulan ini sangat mahal nilainya.
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar. Ini tentang membentuk diri yang lebih disiplin, lebih bersih, dan lebih dekat kepada Allah. Kalau lima hal ini bisa kita jaga, insyaAllah Ramadhan kita bukan hanya sah secara hukum, tapi juga bernilai tinggi di sisi-Nya. Sekarang pertanyaannya: mau lewat begitu saja, atau mau naik level tahun ini? []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

