DALAM kitab Amalul Kubro karya Abdurrahman Asy-Syafi’i dikisahkan sebuah peristiwa tentang seorang Majusi pada bulan Ramadhan.
Suatu hari, ia melihat anak lelakinya makan di hadapan kaum Muslimin yang sedang berpuasa. Ia pun memukul anaknya seraya menegur, “Mengapa engkau tidak menjaga diri dari apa yang diharamkan bagi kaum Muslimin pada bulan Ramadhan?”
Sekitar sepekan setelah peristiwa itu, lelaki tersebut meninggal dunia.
Dikisahkan kemudian, seorang ulama terpercaya di kota itu bermimpi melihatnya berada di dalam surga. Sang ulama bertanya, “Bukankah engkau seorang Majusi?”
Ia menjawab, “Benar. Namun menjelang wafat, Allah memuliakanku dengan Islam karena penghormatanku terhadap bulan Ramadhan.”
Kisah ini disampaikan sebagai gambaran tentang kemuliaan Ramadhan—bahwa penghormatan terhadap bulan suci dapat menjadi sebab datangnya hidayah dan kemuliaan di akhir kehidupan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

