Bolehkah Malas Sahur karena Sebentar Lagi Lebaran?

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Freepik

MENJELANG akhir bulan Ramadhan, suasana sering terasa berbeda. Sebagian orang mulai sibuk mempersiapkan Lebaran, membeli kebutuhan hari raya, atau bahkan sudah merasa lelah setelah hampir sebulan berpuasa. Akibatnya, tidak sedikit yang mulai malas bangun sahur dengan alasan, “Ramadhan tinggal beberapa hari lagi.”

Pertanyaannya, bolehkah seorang Muslim sengaja malas sahur karena merasa Ramadhan hampir selesai?

1. Sahur adalah sunnah yang sangat dianjurkan

Dalam ajaran Islam, sahur memang bukan kewajiban, tetapi sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan sahur memiliki keberkahan tersendiri. Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa di dalam sahur terdapat keberkahan.

BACA JUGA: Sahur Tanpa Nasi: Apa Dampak dan Manfaatnya?

Artinya, meskipun tidak sahur puasa tetap sah, tetapi meninggalkan sahur dengan sengaja karena malas berarti kita meninggalkan sunnah yang penuh kebaikan.

2. Ramadhan justru semakin berharga di akhir-akhirnya

Akhir Ramadhan adalah waktu yang sangat istimewa. Pada sepuluh malam terakhir terdapat malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Jika seseorang justru mulai malas beribadah di akhir Ramadhan, termasuk malas sahur, maka ia bisa kehilangan banyak keutamaan di hari-hari terakhir bulan suci ini.

https://s.shopee.co.id/LhtgZhWNW

3. Sahur membantu menjaga kekuatan saat berpuasa

Selain bernilai ibadah, sahur juga memiliki manfaat bagi tubuh. Dengan makan atau minum saat sahur, tubuh memiliki energi yang cukup untuk menjalani puasa sepanjang hari.

Jika seseorang sengaja tidak sahur karena malas, apalagi menjelang akhir Ramadhan ketika tubuh sudah mulai lelah, justru bisa membuat puasa terasa lebih berat.

4. Sedikit sahur pun sudah cukup

Banyak orang malas sahur karena merasa harus makan berat. Padahal, sahur tidak harus dengan makanan besar. Bahkan minum air atau makan beberapa butir kurma saja sudah termasuk sahur dan tetap mendapatkan keberkahannya.

Karena itu, tidak ada alasan untuk meninggalkan sahur hanya karena merasa repot atau malas.

5. Tanda semangat ibadah adalah konsisten sampai akhir

Salah satu ciri orang yang bersungguh-sungguh dalam ibadah adalah menjaga semangat hingga akhir. Jangan sampai kita semangat di awal Ramadhan, tetapi justru melemah menjelang Lebaran.

BACA JUGA: Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan saat Sahur, Apa Saja?

Padahal, bisa jadi justru di hari-hari terakhir itulah pahala besar menunggu.

Malas sahur karena merasa Lebaran sudah dekat sebenarnya bukan sikap yang dianjurkan. Memang sahur bukan kewajiban, tetapi ia adalah sunnah yang penuh keberkahan dan membantu menjaga kekuatan saat berpuasa.

Karena itu, selama Ramadhan masih berlangsung, sebaiknya tetap berusaha bangun sahur meskipun hanya dengan makanan sederhana. Siapa tahu justru di hari-hari terakhir itulah Allah memberikan pahala dan keberkahan yang besar bagi kita. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *