DALAM bukunya Fiqh Puasa, Yusuf al-Qaradawi mengisahkan riwayat dari Zaid bin Tsabit tentang kebiasaan sahur Rasulullah ﷺ.
Zaid bin Tsabit menceritakan bahwa ia pernah bersahur bersama Rasulullah ﷺ. Setelah selesai sahur, mereka kemudian bangkit untuk melaksanakan shalat Subuh. Jarak waktu antara selesai sahur dan shalat tersebut kira-kira sepanjang bacaan lima puluh ayat Al-Qur’an.
Rasulullah ﷺ tetap melaksanakan sahur meskipun hanya dengan sedikit makanan, seperti beberapa butir kurma. Jika tidak ada makanan, beliau cukup bersahur dengan seteguk air.
Beliau juga menganjurkan umatnya untuk tidak meninggalkan sahur. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Semua sahur adalah berkah. Karena itu, janganlah kalian meninggalkannya, meskipun salah seorang di antara kalian hanya minum seteguk air. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersantap sahur.”
Hadis ini menunjukkan bahwa sahur memiliki keutamaan besar, meskipun dilakukan dengan makanan atau minuman yang sangat sederhana. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

