CUACA sering terlihat mendung, hujan turun hampir setiap hari, tetapi udara justru terasa panas dan gerah. Kondisi ini memang cukup membingungkan bagi banyak orang. Secara ilmiah, fenomena ini berkaitan dengan kombinasi kelembapan tinggi, pergerakan awan, dan dinamika atmosfer di wilayah tropis seperti Indonesia.
Pertama, saat langit mendung, awan tebal sebenarnya berfungsi seperti “selimut” yang menahan panas di permukaan bumi.
Biasanya, panas matahari akan dipantulkan kembali ke atmosfer saat malam hari. Namun ketika awan menumpuk, panas tersebut terjebak di bawahnya. Akibatnya, suhu udara tetap tinggi meskipun matahari tidak terlihat secara langsung.
Kedua, hujan yang turun tidak selalu langsung membuat udara menjadi sejuk.
Setelah hujan, terutama jika berlangsung singkat, air yang menguap dari permukaan tanah akan meningkatkan kelembapan udara. Kelembapan tinggi inilah yang membuat tubuh kita sulit mendinginkan diri melalui keringat. Hasilnya, udara terasa lebih panas dan gerah, meskipun suhu sebenarnya tidak terlalu tinggi.
Fenomena ini juga sering terjadi karena pengaruh pola angin dan musim di daerah tropis. Di Indonesia, misalnya, peralihan antara musim kemarau dan musim hujan (pancaroba) sering memunculkan kondisi cuaca yang tidak menentu. Pada masa ini, udara bisa terasa sangat panas di pagi hingga siang hari, lalu tiba-tiba berubah menjadi mendung dan hujan di sore hari.
BACA JUGA: Bagaimana Cara BMKG Memprediksi Cuaca Esok Hari?
Selain itu, ketiga, perubahan iklim global juga turut berperan.
Pemanasan bumi meningkatkan suhu rata-rata, sekaligus memperkuat siklus penguapan air. Hal ini menyebabkan udara menjadi lebih lembap dan intensitas hujan meningkat, tetapi tidak selalu diiringi dengan penurunan suhu yang signifikan.
Jadi, meskipun terlihat mendung dan sering hujan, udara tetap terasa panas karena panas terperangkap oleh awan, kelembapan tinggi setelah hujan, serta faktor musim dan perubahan iklim. Memahami hal ini membantu kita lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang terasa “tidak biasa” ini, sekaligus menjaga kesehatan dengan cukup minum dan menghindari aktivitas berlebihan saat udara terasa gerah. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE


