Ngaku Islam Tapi Tidak Shalat 5 Waktu: Di Mana Letak Masalahnya?

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Freepik

DALAM kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai seseorang yang mengaku beragama Islam, tetapi tidak menjalankan shalat lima waktu. Fenomena ini bukan hal baru, bahkan semakin sering terlihat di tengah kesibukan dan gaya hidup modern. Pertanyaannya, bagaimana seharusnya kita memandang hal ini?

Artikel ini tidak untuk menghakimi, tetapi untuk mengajak merenung—karena bisa jadi kita pun pernah berada di posisi tersebut.

BACA JUGA: Muslimah, Jangan Pilih Calon Suami yang Shalat Wajibnya Masih Bolong-Bolong

Shalat: Tiang Agama, Bukan Sekadar Rutinitas

Dalam ajaran Islam, shalat bukan hanya ibadah tambahan, tetapi kewajiban utama yang menjadi pembeda antara seorang muslim dengan yang tidak. Ia disebut sebagai “tiang agama” karena menjadi fondasi utama keimanan seseorang.

Ketika shalat ditinggalkan, bukan hanya satu kewajiban yang hilang, tetapi juga hubungan langsung antara hamba dan Allah menjadi renggang.

Mengapa Ada yang Tidak Shalat?

Ada beberapa alasan umum mengapa seseorang meninggalkan shalat:

1. Lalai dan Menunda-nunda
Banyak orang sebenarnya ingin shalat, tetapi selalu menunda hingga akhirnya terlewat.

2. Terlalu Sibuk Dunia
Pekerjaan, bisnis, atau hiburan sering kali dijadikan alasan. Padahal, shalat hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

3. Kurangnya Pemahaman
Sebagian orang belum benar-benar memahami pentingnya shalat dalam kehidupan.

4. Hati yang Mulai Keras
Ketika dosa terus dilakukan tanpa taubat, hati bisa menjadi keras dan sulit menerima kebaikan, termasuk shalat.

https://s.shopee.co.id/6Kxvb6YE1V

Dampak Meninggalkan Shalat

Tidak shalat bukan hanya soal “tidak melakukan ibadah”, tetapi memiliki dampak luas:

  • Hati terasa kosong dan gelisah
  • Hidup kehilangan arah dan ketenangan
  • Mudah terjerumus dalam dosa lain
  • Jauh dari keberkahan hidup

Shalat sejatinya adalah “charger” bagi hati. Tanpanya, jiwa mudah lelah meski tubuh terlihat kuat.

Masihkah Disebut Muslim?

Ini adalah pertanyaan sensitif. Dalam pandangan para ulama, ada perbedaan pendapat:

  • Ada yang mengatakan meninggalkan shalat karena malas adalah dosa besar, tetapi masih dalam Islam
  • Ada juga yang berpendapat bahwa meninggalkan shalat secara sengaja bisa mengeluarkan seseorang dari Islam

Perbedaan ini menunjukkan betapa seriusnya perkara shalat. Bukan hal sepele yang bisa diabaikan.

Jangan Menghakimi, Tapi Ajak Kembali

Bagi kita yang melihat fenomena ini, sikap terbaik bukanlah mencela, tetapi mengajak dengan hikmah. Bisa jadi orang yang tidak shalat sedang berjuang dalam dirinya sendiri.

Dan bagi yang merasa masih sering meninggalkan shalat, pintu taubat selalu terbuka. Tidak ada kata terlambat untuk kembali.

Mulailah dari yang paling sederhana:

  • Shalat tepat waktu, walau belum sempurna
  • Perbaiki sedikit demi sedikit
  • Minta pertolongan kepada Allah agar dimudahkan

BACA JUGA: Bagaimana Caranya agar Muslim di Indonesia Tidak Meninggalkan Shalat Wajib?

Mengaku Islam tetapi tidak shalat lima waktu adalah kondisi yang perlu direnungkan dengan serius. Shalat bukan beban, tetapi kebutuhan ruhani yang menjaga hati tetap hidup.

Jika hari ini masih sering lalai, jadikan ini sebagai titik balik. Karena pada akhirnya, yang akan kita bawa bukanlah kesibukan dunia, tetapi amal yang kita jaga—dan shalat adalah yang pertama kali akan dihisab.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang menjaga shalat, bukan meninggalkannya. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *