Anak-anak Berlarian Menyambut Kedatangan Rasulullah ﷺ di Madinah

Nasrulloh Baksolahar
4 Min Read
Foto: Islampos

ANAS bin Malik berkisah tentang hari yang tak pernah ia lupakan. Ketika kabar hijrah Rasulullah ﷺ sampai ke Madinah, suasana kota berubah menjadi gelombang harap dan penantian.

Saat itu, Anas masih kecil. Ia berlari bersama anak-anak lainnya, penuh semangat dan rasa ingin tahu. Mereka berseru dengan riang,

“Muhammad telah datang!”

Anas pun berlari, berharap dapat melihat sosok yang begitu mereka cintai. Namun, ia tidak melihat siapa pun.

Di waktu lain, seruan itu kembali terdengar,

“Muhammad telah datang!”

Sekali lagi Anas berlari. Tetapi tetap saja, belum tampak sosok yang dinantikan.

Hingga akhirnya, hari itu benar-benar tiba. Rasulullah ﷺ datang bersama Abu Bakar. Mereka sempat berlindung di balik salah satu dinding Madinah, lalu mengutus seorang laki-laki dari penduduk pedalaman untuk mengabarkan kedatangan mereka kepada kaum Anshar.

Tak lama, sekitar lima ratus orang Anshar datang menyambut. Mereka berkata dengan penuh ketulusan,

https://s.shopee.co.id/5Alw6QL5Rl

“Masuklah ke kota ini dengan aman. Kami akan menaati kalian.”

Rasulullah ﷺ pun berjalan di tengah-tengah mereka, disambut dengan cinta dan perlindungan.

Seluruh penduduk Madinah keluar. Bahkan para perempuan berdiri di atas rumah-rumah mereka, memandang penuh harap sambil bertanya,

“Yang mana Rasulullah ﷺ? Yang mana Rasulullah ﷺ?”

Dan di antara kerumunan itu—anak-anak juga hadir. Mereka tidak disuruh menjauh, tidak pula dianggap terlalu kecil untuk memahami. Mereka justru ikut berlari, melihat, dan menyaksikan langsung momen besar yang kelak akan mengubah arah sejarah umat.

Anas menutup kisahnya dengan satu kalimat yang sarat makna:

“Aku tidak pernah melihat suatu pemandangan yang seindah hari itu.”

—

Nilai Pendidikan Anak dari Kisah Ini

Kisah ini bukan sekadar sejarah, tetapi juga cermin pendidikan jiwa anak yang sangat dalam.

Pertama, menanamkan cinta kepada Rasulullah ﷺ sejak dini.
Anas dan anak-anak Madinah tumbuh dalam lingkungan yang mengenalkan Rasulullah dengan penuh kemuliaan. Cinta itu tidak dipaksakan—ia tumbuh, lalu menggerakkan langkah kecil mereka untuk berlari mencarinya.

Kedua, menghadirkan anak dalam peristiwa besar umat.
Anak-anak tidak dijauhkan dari momentum penting seperti hijrah. Mereka dilibatkan sebagai saksi. Dari sinilah lahir kesadaran bahwa mereka bagian dari sejarah, bagian dari perjuangan, bukan generasi yang terpisah dari denyut umatnya.

Ketiga, membangun rasa ingin tahu yang hidup dan terarah.
Anak-anak berlari karena penasaran terhadap sesuatu yang mulia. Ini menunjukkan bahwa rasa ingin tahu anak harus diarahkan pada hal-hal besar, bukan sekadar hiburan yang melalaikan.

Keempat, keteladanan lingkungan lebih kuat daripada nasihat.
Orang-orang dewasa menyambut Rasulullah ﷺ dengan cinta dan ketaatan. Anak-anak menyerapnya secara alami. Mereka belajar bukan dari ceramah panjang, tetapi dari suasana yang mereka saksikan.

BACA JUGA:  Teka-Teki Rasulullah ﷺ kepada Anak-Anak

Kelima, membentuk definisi kebahagiaan yang benar sejak kecil.
Bagi Anas, hari itu adalah hari terindah—bukan karena kemewahan, tetapi karena hadirnya Rasulullah ﷺ. Inilah fondasi penting: mengajarkan anak bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kedekatan dengan kebenaran.

—

Kisah ini seakan menegur zaman kita hari ini.
Sering kali anak-anak dijauhkan dari peristiwa besar—dari perjuangan, dari dakwah, dari denyut umat. Mereka hanya disibukkan dengan dunia kecil mereka sendiri.

Padahal Madinah mengajarkan sesuatu yang berbeda:
anak-anak justru harus dihadirkan untuk menyaksikan kebenaran, agar jiwa mereka tumbuh bersama sejarahnya. []

Sumber:
Hamid Az-Zaini, The Untold Stories Sahabat Nabi, GIP, 2025, hal. 163

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *