SEBAGIAN orang berpikir bahwa shalat dhuha baru bernilai besar jika dilakukan 12 rakaat.
Akhirnya, ketika tidak mampu melakukannya sebanyak itu, mereka justru tidak shalat sama sekali.
Padahal pemahaman seperti ini perlu diluruskan.
Shalat dhuha tidak harus selalu 12 rakaat.
Jumlah minimalnya adalah 2 rakaat.
Dan itu sudah termasuk amalan yang berpahala di sisi Allah.
Rasulullah ﷺ sendiri dalam banyak riwayat sering melaksanakan dhuha dengan jumlah yang berbeda-beda.
Kadang 2 rakaat, kadang 4 rakaat, dan pernah juga lebih dari itu.
Artinya, tidak ada kewajiban untuk selalu mencapai 12 rakaat.
Memang ada hadits yang menyebutkan keutamaan 12 rakaat dhuha, yaitu dibangunkan rumah di surga.
Namun para ulama menjelaskan bahwa hadits tersebut termasuk dalam keutamaan amal (fadhailul a’mal).
Artinya, boleh diamalkan bagi yang mampu, tetapi bukan standar minimal yang harus selalu dicapai.
Yang perlu ditekankan adalah:
kualitas dan konsistensi lebih penting daripada jumlah yang besar tapi jarang.
Bayangkan dua orang.
Yang satu shalat dhuha 12 rakaat, tetapi hanya sekali dalam seminggu.
Yang satu lagi shalat dhuha 2 rakaat, tetapi setiap hari tanpa putus.
Dalam banyak penjelasan ulama, amalan yang rutin walaupun sedikit lebih dicintai oleh Allah.
Karena itu menunjukkan kesungguhan dan kedekatan hati seorang hamba.
Selain itu, tidak semua orang punya waktu dan kemampuan yang sama.
Ada yang sibuk bekerja sejak pagi.
Ada yang harus mengurus keluarga.
Ada yang kondisinya terbatas.
BACA JUGA: Yang Membuat Shalat Dhuha Tidak Diterima, Apa Saja?
Islam adalah agama yang memudahkan, bukan memberatkan.
Kalau mampu 12 rakaat, itu bagus.
Kalau mampu 8 rakaat, itu juga baik.
Kalau hanya mampu 2 rakaat, jangan diremehkan.
Jangan sampai keinginan untuk sempurna justru membuat kita tidak melakukan apa-apa.
Yang terpenting adalah menjaga keikhlasan.
Melakukan dhuha sebagai bentuk ibadah kepada Allah, bukan sekadar mengejar angka atau target tertentu.
Mulailah dari yang ringan, tapi jaga agar tetap konsisten.
Karena dari yang sedikit itu, lama-lama akan bertambah.
Dan seringkali, amalan kecil yang terus dijaga itulah yang justru menjadi sebab datangnya pahala besar di sisi Allah. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

