Kenapa Pakai Jam Tangan di Tangan Kiri Lebih Umum Dibandingkan di Kanan?

Umar Faqih
5 Min Read
Foto: Freepik

KALAU diperhatikan, sebagian besar orang memakai jam tangan di tangan kiri. Mulai dari pelajar, pekerja kantoran, atlet, hingga para tokoh terkenal, kebanyakan memilih pergelangan tangan kiri sebagai tempat jam tangan mereka. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa harus tangan kiri? Apakah ada aturan khusus yang mengharuskannya?

Ternyata, kebiasaan ini memiliki sejarah panjang dan alasan yang cukup masuk akal. Meski tidak ada kewajiban untuk memakainya di tangan kiri, ada beberapa faktor yang membuat posisi tersebut menjadi pilihan paling populer hingga sekarang.

Mayoritas Manusia Dominan Tangan Kanan

Alasan terbesar adalah karena sebagian besar manusia menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sekitar 85–90 persen populasi dunia adalah pengguna tangan kanan.

Karena tangan kanan lebih sering digunakan untuk menulis, makan, mengangkat barang, membuka pintu, dan berbagai aktivitas lainnya, maka jam tangan dipasang di tangan kiri agar tidak mengganggu pergerakan utama.

BACA JUGA:  Kenapa Ada Orang yang Pakai Jam Tangan di Sebelah Kanan?

Selain itu, tangan yang lebih aktif juga lebih rentan mengalami benturan. Jika jam tangan dipakai di tangan kanan, risiko tergores, terbentur, atau rusak menjadi lebih besar. Dengan meletakkannya di tangan kiri, jam menjadi lebih aman dan nyaman digunakan.

Desain Jam Tangan Sejak Awal Memang Untuk Tangan Kiri

Faktor sejarah juga berperan besar. Sejak jam tangan mulai populer pada awal abad ke-20, para produsen merancangnya untuk dipakai di tangan kiri.

Ciri yang paling mudah dilihat adalah posisi crown atau knop pemutar jam yang biasanya berada di sisi kanan badan jam. Posisi tersebut dibuat agar mudah diputar menggunakan tangan kanan ketika jam sedang dipakai di tangan kiri.

https://s.shopee.co.id/1VvbPEdinu

Jika seseorang memakai jam tersebut di tangan kanan, memutar atau mengatur waktunya menjadi sedikit kurang praktis karena posisi crown berada di sisi yang tidak ideal.

Karena desain standar industri sudah seperti itu selama puluhan tahun, kebiasaan memakai jam di tangan kiri pun terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Lebih Nyaman Saat Menulis

Bagi pelajar, mahasiswa, maupun pekerja kantoran, kenyamanan saat menulis menjadi faktor penting.

Bayangkan jika seseorang yang dominan tangan kanan memakai jam di tangan kanan juga. Saat menulis dalam waktu lama, jam tangan bisa bergesekan dengan meja, mengganggu gerakan pergelangan tangan, bahkan membuat tangan lebih cepat lelah.

Dengan memindahkan jam ke tangan kiri, aktivitas menulis menjadi lebih bebas dan nyaman. Inilah salah satu alasan mengapa kebiasaan tersebut terus bertahan hingga sekarang, meskipun banyak orang sudah lebih sering menggunakan perangkat digital.

Mengurangi Risiko Kerusakan

Jam tangan bukan hanya alat penunjuk waktu, tetapi juga aksesori yang nilainya bisa cukup mahal. Karena itu, banyak orang ingin menjaga kondisinya tetap baik.

Tangan dominan biasanya melakukan lebih banyak aktivitas fisik. Mulai dari membawa tas, menggunakan alat kerja, mengoperasikan kendaraan, hingga membuka dan menutup berbagai benda.

Semakin sering sebuah tangan digunakan, semakin besar pula kemungkinan jam terbentur benda keras. Dengan memakai jam di tangan yang lebih jarang digunakan, risiko kerusakan dapat dikurangi secara signifikan.

Rumus 8 + 8 + 8, lalai,  Jam Tangan
Foto: Freepik

Apakah Boleh Memakai Jam di Tangan Kanan?

Tentu saja boleh. Tidak ada aturan resmi yang mengharuskan seseorang memakai jam tangan di tangan kiri.

Bahkan bagi orang yang kidal atau dominan menggunakan tangan kiri, banyak yang justru memilih memakai jam di tangan kanan. Alasannya sama, yaitu agar tangan utama mereka tetap bebas bergerak.

Saat ini beberapa produsen bahkan membuat model jam khusus untuk pengguna kidal. Pada model tersebut, posisi crown dipindahkan ke sisi kiri sehingga lebih nyaman digunakan di tangan kanan.

Jadi, pilihan memakai jam di tangan kiri atau kanan sebenarnya kembali kepada kenyamanan masing-masing pengguna.

BACA JUGA: Wudhu Sah Jika Memakai Cincin atau Jam Tangan?

Kebiasaan yang Bertahan Hingga Kini

Pada akhirnya, alasan mengapa jam tangan lebih sering dipakai di tangan kiri merupakan gabungan antara faktor sejarah, desain produk, kenyamanan, dan kebiasaan mayoritas manusia yang dominan tangan kanan.

Karena desain jam sejak awal memang dibuat untuk pemakaian di tangan kiri, ditambah posisi tersebut lebih nyaman dan lebih aman dari benturan, maka kebiasaan ini terus bertahan hingga sekarang.

Meski demikian, tidak ada yang salah jika seseorang memilih memakai jam di tangan kanan. Yang terpenting adalah kenyamanan saat digunakan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jam tangan pada dasarnya dibuat untuk membantu pemakainya, bukan untuk mengikuti aturan yang kaku. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *