Kapan Sebaiknya Busi Motor Diganti?

Yudi
By Yudi
5 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

BUSI merupakan salah satu komponen kecil pada motor, tetapi perannya sangat penting dalam proses pembakaran mesin. Busi menghasilkan percikan api yang membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. Jika kondisi busi sudah buruk, performa motor bisa menurun dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Lalu, kapan sebenarnya busi motor harus diganti? Banyak orang mengganti busi hanya ketika motor sudah sulit dinyalakan, padahal busi memiliki usia pakai dan sebaiknya diperiksa secara berkala.

BACA JUGA: Apa Penyebab Aki Motor Mudah Soak?

1. Ikuti interval yang dianjurkan pabrikan

Setiap motor bisa memiliki rekomendasi penggantian busi yang berbeda. Ada motor yang businya dapat digunakan cukup lama, sementara jenis busi tertentu memiliki interval penggantian yang lebih pendek.

Karena itu, jangan hanya berpatokan pada perkiraan atau kebiasaan pemilik motor lain. Periksa buku manual kendaraan atau rekomendasi pabrikan untuk mengetahui interval pemeriksaan dan penggantian yang tepat.

2. Motor mulai sulit dihidupkan

Salah satu tanda busi mulai bermasalah adalah mesin lebih sulit dinyalakan, terutama ketika mesin masih dingin. Motor yang biasanya langsung menyala tetapi tiba-tiba membutuhkan beberapa kali starter patut diperiksa.

Namun, sulit menghidupkan motor tidak selalu disebabkan oleh busi. Aki, sistem bahan bakar, injektor, karburator, atau komponen pengapian lainnya juga bisa menjadi penyebab.

3. Tarikan motor terasa kurang responsif

Busi yang sudah melemah dapat membuat proses pembakaran tidak optimal. Akibatnya, motor bisa terasa kurang bertenaga atau respons gas tidak sebaik biasanya.

Jika tarikan motor tiba-tiba terasa berat, jangan langsung menyimpulkan busi harus diganti. Sebaiknya lakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk menemukan penyebab sebenarnya.

4. Mesin sering brebet atau misfire

Motor yang terasa brebet, tersendat, atau seperti kehilangan tenaga ketika gas dibuka bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pengapian. Salah satu komponen yang perlu diperiksa adalah busi.

Busi yang sudah aus, kotor, atau memiliki celah elektroda yang tidak sesuai dapat membuat percikan api tidak optimal. Jika kondisi busi memang sudah tidak layak, penggantian dapat membantu mengembalikan pembakaran mesin.

https://s.shopee.co.id/2VoRL5yTWy

5. Konsumsi bahan bakar terasa lebih boros

Busi yang tidak bekerja dengan baik dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna. Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.

Meski begitu, bensin boros juga dapat disebabkan oleh tekanan ban yang rendah, filter udara kotor, gaya berkendara, injektor atau karburator bermasalah, hingga kondisi mesin. Jadi, jangan langsung mengganti busi hanya karena konsumsi bahan bakar meningkat.

6. Perhatikan kondisi fisik busi

Saat melakukan servis, mekanik dapat memeriksa kondisi ujung busi. Elektroda yang sudah aus, kerak berlebihan, kerusakan pada insulator, atau kondisi busi yang tidak normal bisa menjadi alasan untuk menggantinya.

Membersihkan busi memang dapat membantu dalam kondisi tertentu, tetapi tidak selalu membuat busi yang sudah aus kembali seperti baru. Jika komponen sudah mencapai batas pemakaian atau rusak, penggantian adalah pilihan yang lebih tepat.

7. Jangan menunggu motor mogok

Kesalahan yang sering dilakukan adalah menunggu busi benar-benar rusak sebelum menggantinya. Padahal, pemeriksaan rutin dapat membantu mencegah masalah pengapian muncul ketika motor sedang digunakan.

Saat servis berkala, mintalah mekanik memeriksa busi sekaligus komponen penting lainnya. Dengan begitu, kerusakan bisa diketahui lebih awal.

Jadi, kapan waktu terbaik mengganti busi motor?

BACA JUGA: Benarkah Perempuan Malas Ganti Oli Motor?

Jawabannya adalah mengikuti interval yang direkomendasikan pabrikan sekaligus memperhatikan kondisi busi dan gejala pada motor. Jika motor mulai sulit dihidupkan, brebet, tarikan menurun, atau terjadi gangguan pengapian, busi sebaiknya diperiksa.

Jangan lupa, gunakan busi dengan spesifikasi yang sesuai dengan motor. Busi yang tepat bukan hanya soal ukuran, tetapi juga spesifikasi dan tingkat panas yang memang direkomendasikan untuk mesin tersebut.

Merawat busi mungkin terlihat sepele, tetapi komponen kecil ini berpengaruh besar terhadap proses pembakaran. Pemeriksaan dan penggantian tepat waktu dapat membantu menjaga mesin tetap bekerja optimal dan mengurangi risiko masalah saat berkendara []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *