TIDUR merupakan salah satu kebutuhan manusia yang Allah berikan sebagai bentuk istirahat. Setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari, tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk beristirahat. Dalam Islam, waktu sebelum tidur juga dapat menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW mengajarkan beberapa dzikir dan amalan yang dapat dilakukan sebelum tidur. Amalan tersebut tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga membantu seorang Muslim mengakhiri harinya dengan mengingat Allah.
Lalu, apa saja dzikir yang dianjurkan sebelum tidur?
BACA JUGA: Apakah Baca Al-Qur’an Termasuk Dzikir?
Membaca Ayat Kursi
Salah satu amalan yang dianjurkan sebelum tidur adalah membaca Ayat Kursi, yaitu QS. Al-Baqarah ayat 255.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, disebutkan bahwa seseorang yang membaca Ayat Kursi sebelum tidur akan mendapatkan penjagaan dari Allah hingga pagi dan setan tidak mendekatinya.
Karena itu, membaca Ayat Kursi dapat dijadikan kebiasaan sebelum tidur. Setelah selesai beraktivitas, seorang Muslim dapat meluangkan waktu untuk membacanya dengan tenang dan memahami maknanya.
Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Rasulullah SAW juga mengajarkan membaca tiga surah terakhir dalam Al-Qur’an sebelum tidur. Ketiga surah tersebut adalah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
Dalam hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim, Aisyah RA menjelaskan bahwa ketika Rasulullah SAW hendak tidur, beliau membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Setelah itu, beliau meniupkan pada kedua telapak tangannya dan mengusapkannya ke bagian tubuh yang dapat dijangkau.
Amalan ini dapat dilakukan sebanyak tiga kali. Membaca ketiga surah tersebut juga menjadi bentuk permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai keburukan.
Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Dzikir lain yang dianjurkan sebelum tidur adalah membaca tasbih, tahmid, dan takbir. Amalan ini dikenal dengan dzikir yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib dan Fatimah RA.
Rasulullah SAW mengajarkan membaca Subhanallah sebanyak 33 kali, Alhamdulillah sebanyak 33 kali, dan Allahu Akbar sebanyak 34 kali sebelum tidur.
Dzikir tersebut mengandung pujian kepada Allah sekaligus menjadi pengingat bahwa segala kekuatan dan kenikmatan berasal dari-Nya.
Membaca Doa Sebelum Tidur
Selain berdzikir, seorang Muslim juga dianjurkan membaca doa sebelum tidur. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah: “Bismika Allahumma amutu wa ahya.” Artinya, “Dengan nama-Mu, ya Allah, aku mati dan aku hidup.”
Doa ini mengingatkan manusia bahwa tidur merupakan keadaan yang membuat seseorang tidak sadar terhadap lingkungan sekitarnya. Karena itu, seorang Muslim dianjurkan menyerahkan dirinya kepada Allah sebelum memejamkan mata.
Beristighfar Sebelum Tidur
Sebelum tidur, seseorang juga dapat memperbanyak istighfar. Misalnya dengan membaca Astaghfirullah dan memohon ampun kepada Allah atas kesalahan yang dilakukan sepanjang hari.
Istighfar menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi. Kita dapat mengingat kembali perkataan dan perbuatan yang mungkin kurang baik, kemudian berusaha memperbaikinya pada hari berikutnya.
Dengan membiasakan istighfar, seseorang dapat menutup harinya dengan memohon ampun dan berharap mendapatkan rahmat Allah SWT.
Tidur dengan Mengingat Allah
Dzikir sebelum tidur tidak harus dilakukan dengan banyak bacaan. Yang terpenting adalah mengamalkannya dengan ikhlas dan berusaha memahami maknanya.
Membaca Ayat Kursi, tiga surah terakhir Al-Qur’an, tasbih, tahmid, takbir, doa tidur, dan istighfar dapat menjadi bagian dari rutinitas malam seorang Muslim.
Dengan mengingat Allah sebelum tidur, kita belajar untuk tidak mengakhiri hari hanya dengan memikirkan berbagai urusan dunia. Kita juga mengingat bahwa kehidupan, kesehatan, dan waktu yang dimiliki semuanya merupakan pemberian dari Allah.
BACA JUGA: Bolehkah Wanita Berdzikir tanpa Mengenakan Hijab?
Ada beberapa dzikir dan amalan yang dianjurkan sebelum tidur, di antaranya membaca Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, tasbih, tahmid, takbir, doa sebelum tidur, serta memperbanyak istighfar.
Tidak perlu merasa terbebani untuk langsung menghafalkan semuanya. Mulailah dari amalan yang sudah diketahui, kemudian tambahkan secara perlahan.
Yang terpenting adalah menjaga kebiasaan tersebut dengan ikhlas dan konsisten. Semoga setiap malam kita dapat mengakhiri hari dengan mengingat Allah, memohon ampun atas kesalahan, dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

