Di Mana Nabi Isa Kelak Dimakamkan? Benarkah di Samping Makam Rasulullah?

5 Min Read
Foto: Freepik

ADA sebuah pertanyaan menarik yang kerap muncul ketika membicarakan tanda-tanda akhir zaman: jika Nabi Isa alaihissalam kelak turun kembali ke bumi, kemudian wafat, di manakah beliau akan dimakamkan?

Sebagian orang meyakini bahwa Nabi Isa akan dimakamkan di samping makam Nabi Muhammad di Madinah. Bahkan, ada riwayat yang menyebutkan bahwa beliau akan dikuburkan bersama Rasulullah.

Namun, benarkah informasi tersebut memiliki dasar yang kuat dalam hadis sahih?

Untuk menjawabnya, kita perlu membedakan antara kabar yang benar-benar ditegaskan oleh Rasulullah dan riwayat yang masih diperselisihkan keabsahannya.

Nabi Isa Akan Turun Kembali Menjelang Kiamat

Dalam akidah Islam, Nabi Isa alaihissalam tidak dibunuh dan tidak disalib oleh orang-orang yang hendak membunuhnya. Allah menyelamatkan beliau dan mengangkatnya kepada-Nya.

Allah berfirman, “Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.” (QS. An-Nisa: 157).

BACA JUGA: Di Mana Nabi Isa Kelak Membunuh Dajjal?

Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa Allah mengangkat Nabi Isa kepada-Nya dalam QS. An-Nisa ayat 158.

Adapun tentang turunnya Nabi Isa menjelang hari kiamat, terdapat keterangan dalam hadis-hadis sahih. Rasulullah bersabda bahwa putra Maryam akan turun sebagai pemimpin yang adil. Keterangan ini diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim.

Dengan demikian, turunnya Nabi Isa menjelang akhir zaman merupakan perkara yang memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam.

Namun, bagaimana dengan tempat beliau kelak dimakamkan? Persoalan ini memerlukan pembahasan tersendiri.

Benarkah Nabi Isa Dimakamkan di Samping Rasulullah?

Ada riwayat yang sering dikutip untuk menjelaskan bahwa Nabi Isa kelak akan dimakamkan di samping Rasulullah di Madinah.

Salah satu riwayat yang dinisbatkan kepada Abdullah bin Salam menyebutkan bahwa sifat Nabi Muhammad dan Nabi Isa tercantum dalam Taurat, termasuk keterangan bahwa Nabi Isa bin Maryam akan dimakamkan bersama Nabi Muhammad.

Riwayat tersebut tercantum dalam Sunan At-Tirmidzi nomor 3617.

https://s.shopee.co.id/BNe5MhdZ4

Sebagian ulama menilai riwayat ini hasan. Akan tetapi, ulama hadis lainnya menilai sanadnya lemah. Karena itu, riwayat tersebut tidak tepat disampaikan seolah-olah merupakan hadis sahih yang disepakati para ulama.

Ada pula riwayat yang secara langsung menyebutkan bahwa Nabi Isa akan wafat dan dimakamkan di makam Rasulullah. Namun, riwayat tersebut dinilai sangat lemah oleh sejumlah ahli hadis, di antaranya karena kelemahan perawinya.

Artinya, keyakinan bahwa Nabi Isa pasti dimakamkan di samping Rasulullah tidak dapat ditegaskan sebagai kepastian berdasarkan hadis sahih.

Lantas, Di Mana Nabi Isa Akan Dimakamkan?

Inilah bagian yang perlu dijawab dengan hati-hati.

Sejauh keterangan yang dapat dipastikan dari Al-Qur’an dan hadis sahih, tidak terdapat penetapan yang tegas mengenai lokasi pemakaman Nabi Isa setelah beliau turun kembali ke bumi dan wafat kelak.

Sebagian ulama dan penulis sejarah memang menyebutkan kemungkinan bahwa beliau akan dimakamkan di dekat makam Rasulullah. Namun, pendapat tersebut tidak sama dengan keterangan yang memiliki dasar sahih dan pasti.

Karena itu, kita tidak perlu memastikan lokasi pemakamannya tanpa landasan dalil yang kuat.

Dalam perkara gaib, sikap seorang Muslim adalah menerima apa yang telah diberitakan oleh Allah dan Rasul-Nya, sekaligus tidak memastikan sesuatu yang belum memiliki keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA: Apa Tugas Nabi Isa setelah Melenyapkan Dajjal?

Mengapa Kita Perlu Berhati-hati?

Kisah tentang Nabi Isa memang menarik, terlebih ketika dikaitkan dengan tanda-tanda akhir zaman. Namun, ketertarikan terhadap kisah tersebut jangan sampai membuat kita menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Tidak semua riwayat yang tercantum dalam kitab hadis otomatis berstatus sahih. Para ulama memiliki metode untuk meneliti sanad dan isi riwayat sebelum menjadikannya sebagai dasar keyakinan.

Karena itu, ketika menemukan informasi bahwa Nabi Isa pasti dimakamkan di samping Rasulullah, sebaiknya kita memeriksa terlebih dahulu sumber dan penilaian ulama terhadap riwayat tersebut.

Kesimpulannya, turunnya Nabi Isa menjelang kiamat memiliki dasar kuat dalam hadis sahih. Namun, lokasi pemakaman beliau kelak tidak ditetapkan secara tegas oleh dalil sahih yang dapat dijadikan pegangan pasti.

Kita meyakini apa yang telah dijelaskan oleh wahyu, dan menyerahkan perkara yang belum jelas kepada Allah. Sebab, dalam urusan agama, kehati-hatian dalam menyampaikan kebenaran jauh lebih penting daripada sekadar menghadirkan kisah yang terdengar menarik. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *