Amalan Utamaku: Menjaga Hati dan Perasaan Istriku

Nasrulloh Baksolahar
1 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

ABU Utsman pernah ditanya, “Wahai Abu Utsman, amal apakah yang paling engkau harapkan pahalanya di sisi Allah?”

Abu Utsman lalu berkisah. Pada malam pernikahannya, ia terkejut ketika mengetahui bahwa istrinya ternyata buta sebelah, pincang, dan berwajah tidak menarik. Dalam hati ia berkata, “Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji atas apa yang Engkau takdirkan dan gariskan untukku.”

Kabar itu membuat keluarganya marah dan menyalahkan dirinya. Namun, Abu Utsman memilih untuk tetap menyayangi, menghargai, dan memuliakan istrinya. Ia memperlakukannya dengan kelembutan sehingga sang istri tidak pernah ingin jauh darinya. Bahkan demi menjaga perasaan dan ketenangan hati istrinya, Abu Utsman rela tidak menghadiri berbagai majelis ilmu.

Sikap itu ia pertahankan sepanjang lima belas tahun pernikahan mereka. Ia mengakui bahwa terkadang perasaan berat dan gelisah muncul seakan ia berada di atas bara api. Namun, ia tidak pernah sekalipun memperlihatkan hal itu kepada istrinya hingga hari istrinya wafat.

Karena itulah, Abu Utsman menutup kisahnya dengan berkata, “Tidak ada amal yang paling aku harapkan pahalanya selain usahaku menjaga hati dan perasaan istriku serta menghormati cintanya kepadaku.” []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *