SUATU hari, Ibnu Umar r.a. datang ke Mekah untuk menunaikan umrah. Ketika itu, orang-orang berkerumun di sekitarnya untuk meminta nasihat dan fatwa. Melihat hal tersebut, Ibnu Umar berkata, “Mengapa kalian mengerumuniku, padahal di tengah-tengah kalian ada Atha bin Abi Rabah?”
Ucapan Ibnu Umar itu menunjukkan kedudukan tinggi Atha bin Abi Rabah dalam agama dan ilmu. Ia telah mencapai derajat yang mulia karena dua sifat utama.
Pertama, ia menjadikan akalnya dan jiwanya berada di bawah kendali iman. Ia memimpin dirinya sendiri dan tidak memberi kesempatan kepada jiwanya untuk bersenang-senang dengan sesuatu yang tidak bermanfaat.
Kedua, ia menjadikan dirinya sebagai penguasa atas waktunya. Ia tidak membiarkan waktunya hanyut dalam perkataan dan perbuatan yang berlebihan dan tidak perlu, baik dalam urusan dunia maupun agama.
Dua sifat inilah yang mengangkat Atha bin Abi Rabah ke derajat tertinggi dalam ilmu dan ketakwaan, hingga para sahabat Nabi ﷺ pun mengakui keutamaannya dan menyerahkan urusan fatwa kepadanya. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
