Kebiasaan Boomer Saat Pakai Teknologi yang Bikin Gen Z Was-was

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Freepik

DI tengah laju teknologi yang kian ngebut, perbedaan cara menggunakan gawai antar generasi makin terasa. Salah satu yang paling sering jadi bahan obrolan—bahkan candaan—adalah kebiasaan generasi Boomer saat menggunakan teknologi. Bagi Gen Z, beberapa kebiasaan itu terasa “ajaib”, lucu, bahkan sulit dipahami. Padahal, di balik itu semua ada latar belakang zaman yang berbeda.

Siapa Itu Boomer?

Boomer, atau Baby Boomers, adalah generasi yang lahir sekitar tahun 1946–1964, pasca Perang Dunia II. Mereka tumbuh di era analog: surat-menyurat, telepon rumah, mesin tik, radio, dan televisi hitam putih. Teknologi datang belakangan dalam hidup mereka. Karena itu, Boomer disebut sebagai digital immigrant—belajar teknologi ketika usia sudah dewasa.

BACA JUGA:  Detoks Ala Zaman Nabi: Bekam, Cara Keren Gen Z Jaga Kesehatan!

Siapa Itu Gen Z?

Gen Z adalah generasi yang lahir sekitar 1997–2012. Mereka sejak kecil sudah dikelilingi internet, smartphone, media sosial, dan aplikasi serba instan. Gen Z sering disebut digital native—lahir dan besar di dunia digital, sehingga teknologi terasa seperti “bahasa ibu”.

Kebiasaan Boomer yang Sering Bikin Gen Z Geleng-geleng

1. Menelepon untuk Hal yang Bisa Di-chat

Bagi Boomer, menelepon adalah cara komunikasi paling sopan dan jelas. Tapi bagi Gen Z, telepon mendadak justru bikin deg-degan.
“Kenapa nggak WhatsApp aja?” adalah pertanyaan klasik Gen Z.

2. Forward Pesan Tanpa Baca Tuntas

Boomer sering langsung meneruskan pesan—terutama di grup keluarga—tanpa cek kebenaran isinya.
Bagi Gen Z yang terbiasa fact-checking, ini bikin heran sekaligus waswas.

3. Pakai Huruf Kapital Semua

Mengetik dengan HURUF BESAR dianggap Boomer lebih jelas.
Di mata Gen Z, itu terlihat seperti sedang marah atau teriak.

4. Simpan Nomor dengan Nama Panjang Sekali

“Pak Budi Tetangga Depan Rumah Warna Hijau RT 03”
Gen Z cukup: “Budi”.

5. Takut Salah Tekan

Boomer sering sangat hati-hati, takut aplikasi rusak atau HP error kalau salah pencet.
Gen Z? Salah pencet ya tinggal undo atau restart.

6. Menganggap Semua yang di Internet Itu Benar

Boomer cenderung percaya karena terbiasa dengan media yang dulu tersaring ketat.
Gen Z justru sebaliknya: skeptis dulu, percaya belakangan.

7. Cetak Sesuatu yang Sebenarnya Bisa Digital

Tiket, undangan, atau dokumen online tetap dicetak.
Bagi Boomer: lebih aman.
Bagi Gen Z: ribet dan boros kertas.

BACA JUGA: Segila Apa AI di Tahun 2026?

Bukan Soal Siapa Lebih Pintar

Kebiasaan ini bukan soal siapa lebih cerdas, tapi siapa yang lebih dulu hidup di zamannya. Boomer terbiasa dengan dunia yang serba pelan dan pasti. Gen Z hidup di dunia yang cepat, ringkas, dan terus berubah.

Yang menarik, justru saat dua generasi ini saling belajar, hasilnya bisa luar biasa. Boomer mengajarkan kehati-hatian dan etika, Gen Z membawa kecepatan dan efisiensi.

Teknologi boleh terus berkembang, tapi empati antar generasi tetap yang paling penting. Karena pada akhirnya, semua juga pernah jadi “generasi yang ketinggalan zaman”—tinggal menunggu waktunya saja. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *