IBNU Mas’ud berkata bahwa ilmu jiwa tidak mungkin diraih hanya dengan melalui cara banyak mempelajarinya. Ilmu jiwa adalah cahaya Allah yang sengaja dipancarkan ke dalam dada manusia.
Oleh karena itu, ilmu seseorang tidak diukur dari banyaknya ia meriwayatkan hadits atau banyaknya referensi dan literasi. Akan tetapi, sesungguhnya ilmu itu lebih merupakan cahaya yang terpencar dari relung qalbu pemiliknya.
Para penempuh jalan ruhani pernah berkata, “Kami pernah menuntut ilmu bukan dengan niatan karena Allah hingga ilmu iyu menolak kami, kecuali jika niatkan karena Allah.
Para ahli hikmah berkata, “Ilmu itu cerminan dari sikap takwa seorang hamba kepada Allah.” []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

