Gerhana Bulan Total, Ini Anjuran Amalan yang Bisa Dilakukan

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

GERHANA Bulan Total adalah salah satu tanda kebesaran Allah yang Allah tampakkan di langit agar manusia berhenti sejenak dan merenung. Di masa Nabi Muhammad ﷺ, ketika terjadi gerhana, beliau tidak menjadikannya tontonan, tetapi momentum untuk memperbanyak ibadah. Peristiwa ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan pengingat tentang kekuasaan Allah atas matahari dan bulan.

Karena itu, ketika Gerhana Bulan Total terjadi, seorang Muslim tidak cukup hanya memotretnya atau membicarakannya. Ada amalan yang dianjurkan, seperti shalat gerhana, memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar. Inilah kesempatan langka untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menguatkan hati dengan rasa takut serta harap kepada-Nya.

1️⃣ Pengertian Gerhana Bulan

  • Gerhana bulan terjadi ketika bulan masuk ke dalam bayangan bumi.
  • Dalam istilah fiqih disebut Khusuf.
  • Berbeda dengan gerhana matahari yang disebut Kusuf.

Gerhana adalah tanda kekuasaan Allah, bukan pertanda kematian atau musibah tertentu.

Dalil:

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA:  6 Amalan yang Memudahkan Rezeki Menghampiri Kita, Apa Saja? Apa Dalilnya?

2️⃣ Dalil Disyariatkannya Shalat Gerhana

Hadits dari Abu Mas’ud Al-Ansari tentang peristiwa gerhana.

Hadits riwayat Aisyah رضي الله عنها tentang tata cara shalat gerhana.

Praktik langsung Rasulullah ﷺ saat terjadi gerhana di Madinah.

Peristiwa gerhana terjadi pada masa wafatnya putra Nabi ﷺ, yaitu Ibrahim bin Muhammad, dan Nabi meluruskan keyakinan masyarakat saat itu.

—

3️⃣ Hukum Shalat Gerhana Bulan

  • Hukumnya Sunnah Muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan).
  • Disepakati oleh jumhur ulama.
  • Dianjurkan bagi laki-laki dan perempuan.
  • Lebih utama dilakukan secara berjamaah di masjid.

Pendapat ditegaskan oleh para imam madzhab seperti:
Imam Syafi’i
Imam Ahmad bin Hanbal

—

4️⃣ Waktu Pelaksanaan

Dimulai sejak gerhana mulai terlihat.

Berakhir ketika gerhana selesai.

Jika gerhana telah selesai, maka tidak disyariatkan qadha.

https://shopee.co.id/product/1343674864/26985381870?d_id=a86d2&gads_t_sig=VTJGc2RHVmtYMTlxTFVSVVRrdENkVHQ3ZkZSUTMrR3pBWmZZNzdrcnRBMGQ5Mk1KZHhtSGtnTWtzVThsYU9vOTdVVlFhT280cmNvdzh2QnpMZEx5c1l1M3ZXMDdmSGFJd0MxVXJWZGtBUWtUWVVyT25TOFQ4VlZSMkxleDlWb3M5V2NVQnJNdUhBSXBtRWlIOStjZCtaNGJHSUV0MjhPZmFHai9ObXorMUJ3PQ&mmp_pid=an_11336250108&uls_trackid=54jqe8lc01l6&utm_campaign=id_ApUFzIw6QD&utm_content=----&utm_medium=affiliates&utm_source=an_11336250108&utm_term=e8midw7ewvoy

5️⃣ Tata Cara Shalat Gerhana Bulan

Dilaksanakan 2 rakaat, setiap rakaat terdiri dari:

Rakaat Pertama:

1. Niat
2. Takbiratul ihram
3. Membaca Al-Fatihah
4. Membaca surat yang panjang
5. Ruku’ (lama)
6. I’tidal
7. Membaca Al-Fatihah lagi
8. Membaca surat lagi (lebih pendek)
9. Ruku’ kedua (lebih singkat dari ruku’ pertama)
10. Sujud dua kali

Rakaat Kedua:

Sama seperti rakaat pertama
Bacaan dan ruku’ lebih singkat daripada rakaat pertama

Total: 2 rakaat, 4 kali ruku’, 4 kali sujud

—

6️⃣ Khutbah Setelah Shalat

Disunnahkan adanya khutbah setelah shalat.

Isinya:
Mengingatkan tentang kebesaran Allah
Anjuran taubat dan istighfar
Anjuran sedekah
Mengingatkan tentang hari kiamat

—

7️⃣ Amalan yang Dianjurkan Saat Gerhana

Memperbanyak dzikir
Istighfar
Doa
Sedekah
Membebaskan budak (pada zaman dahulu)

BACA JUGA: 7 Amalan Ringan Berpahala Besar

8️⃣ Hikmah Disyariatkannya Shalat Gerhana

Menguatkan tauhid
Menghilangkan keyakinan tahayul
Mengingat hari kiamat
Melatih kekhusyukan karena bacaan panjang

—

9️⃣ Beberapa Masalah Fiqih

  • Boleh dilakukan sendiri jika tidak berjamaah.
  • Tidak ada adzan dan iqamah, tetapi diseru: “Ash-shalatu jami’ah”.
  • Wanita boleh ikut berjamaah.
  • Tidak dikeraskan seperti shalat Id, namun boleh dikeraskan bacaannya pada malam hari menurut sebagian ulama.

—

🔟 Penutup

Gerhana bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi momentum ibadah.
Ia mengajarkan kita takut kepada Allah, bukan takut kepada makhluk.
Semakin besar fenomenanya, semakin besar pula keimanan yang seharusnya tumbuh. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *