GERHANA bulan adalah peristiwa alam.
Terjadi saat bulan tertutup bayangan bumi.
Posisinya segaris antara matahari, bumi, dan bulan.
Peristiwa ini hanya terjadi saat malam hari.
Dan hanya saat fase bulan purnama.
Secara sederhana, bumi berada di tengah.
Matahari menyinari bumi.
Bayangan bumi jatuh ke permukaan bulan.
Cahaya bulan pun tertutup sebagian atau seluruhnya.
Itulah yang disebut gerhana bulan.
Dalam ilmu astronomi, ada beberapa jenis gerhana bulan.
Pertama, gerhana bulan total.
Ini terjadi saat seluruh permukaan bulan masuk ke bayangan inti bumi.
Bulan tampak gelap kemerahan.
Fenomena ini sering disebut “blood moon”.
BACA JUGA: Apakah Bumi Itu Datar atau Bulat?
Kedua, gerhana bulan sebagian.
Sebagian permukaan bulan tertutup bayangan inti bumi.
Sebagian lagi masih terkena cahaya matahari.
Bentuknya terlihat seperti terpotong.
Ketiga, gerhana bulan penumbra.
Bulan hanya masuk ke bayangan samar bumi.
Cahayanya sedikit meredup.
Kadang sulit dibedakan dengan bulan purnama biasa.
Mengapa bulan bisa berwarna merah saat gerhana total?
Karena cahaya matahari dibiaskan oleh atmosfer bumi.
Cahaya biru tersebar.
Cahaya merah tetap lolos dan mencapai bulan.
Itulah sebabnya bulan tampak kemerahan.
Gerhana bulan bukan peristiwa mistis.
Ia adalah tanda kebesaran Allah.
Sebuah fenomena alam yang bisa dihitung secara ilmiah.
Namun tetap menyimpan keagungan ciptaan-Nya.
Dalam ajaran Islam, gerhana memiliki tuntunan khusus.
Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan untuk melaksanakan shalat gerhana.
Beliau bersabda bahwa gerhana bukan karena kematian atau kelahiran seseorang.
Ia adalah tanda dari tanda-tanda Allah.
Tujuannya agar manusia ingat dan kembali kepada-Nya.
BACA JUGA: Gerhana Bulan Total, Ini Anjuran Amalan yang Bisa Dilakukan
Gerhana bulan bisa dilihat dengan mata telanjang.
Tidak berbahaya seperti gerhana matahari.
Namun tetap lebih baik menyaksikannya dengan bijak.
Dan memanfaatkannya untuk merenung.
Peristiwa ini mengingatkan manusia tentang keteraturan alam.
Tentang kecilnya diri di hadapan semesta.
Dan tentang kuasa Allah yang mengatur peredaran langit.
Gerhana bulan adalah pelajaran.
Tentang ilmu.
Tentang iman.
Dan tentang kesadaran bahwa alam tidak pernah berjalan tanpa aturan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

