Apa Artinya Fitrah?

4 Min Read
Foto: Freepik

AL-QURAN Surah Ar-Rūm Ayat 30

فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًاۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَاۗ لَا تَبْدِيْلَ لِخَلْقِ اللّٰهِۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُۙ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَۙ

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam) sesuai fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

—

Tafsir Tahlili

Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammad untuk terus menyampaikan dakwah, meskipun kaum musyrik tetap dalam kesesatannya. Frasa “hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama” mengandung makna meluruskan tujuan dengan kesungguhan penuh, tanpa berpaling kepada selain Allah. Penyebutan “wajah” menunjukkan pusat kehormatan dan tempat berkumpulnya pancaindra manusia.

Istilah fitrah Allah dalam ayat ini dipahami oleh sebagian ulama sebagai “agama”, yaitu Islam, karena manusia diciptakan untuk menjalankannya. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah adz-Dzāriyāt ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah-Ku.”

Hadis tentang Fitrah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Orang tuanyalah yang kemudian menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi, sebagaimana hewan melahirkan anaknya dalam keadaan sempurna. Hadis ini diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.

—

Perbedaan Pendapat Ulama tentang Fitrah

Para ulama berbeda pendapat dalam menafsirkan makna fitrah:

1. Fitrah sebagai Islam
Pendapat ini dianut oleh Abu Hurairah, Ibnu Syihab, dan mayoritas ulama salaf. Mereka berpegang pada ayat dan hadis yang menunjukkan bahwa manusia diciptakan dalam kecenderungan kepada tauhid.

2. Fitrah sebagai kejadian (penciptaan)
Sebagian ulama memaknai fitrah sebagai keadaan asli manusia yang dengannya ia memiliki potensi untuk mengenal Tuhannya ketika telah berakal. Mereka berdalil dengan ayat-ayat tentang Allah sebagai Fāṭir (Pencipta), seperti dalam Surah az-Zumar ayat 46 dan Yasin ayat 22.

https://s.shopee.co.id/W1zgA9JOC

Makna “Tidak Ada Perubahan pada Ciptaan Allah”

Ungkapan ini dipahami sebagai ketetapan bahwa fitrah Allah tidak berubah. Menurut Mujahid dan ulama lain, maknanya adalah tidak ada perubahan pada agama Allah. Ini berkaitan dengan keyakinan dan ketetapan ilahi atas manusia.

Sebagian riwayat juga mengaitkannya dengan larangan mengubah ciptaan Allah, seperti praktik memandulkan hewan.

—

Agama yang Lurus

Frasa “itulah agama yang lurus” dipahami sebagai agama Islam, yaitu jalan yang benar dan seimbang. Namun, kebanyakan manusia tidak mengetahuinya karena enggan merenung dan tidak mau tunduk kepada Pencipta mereka.

—

Penjelasan Fitrah Menurut Ulama

Menurut Ar-Raghib, fitrah adalah potensi tersembunyi dalam diri manusia untuk menerima keimanan. Potensi ini akan berkembang jika diarahkan dengan benar.

BACA JUGA:  Ratu Balqis dan Nabi Sulaiman

Bentuk-Bentuk Fitrah

Fitrah manusia dapat dikenali melalui beberapa hal:

1. Dorongan untuk berpikir, merenung, dan memperhatikan tanda-tanda kekuasaan Allah.

2. Kecenderungan untuk mentauhidkan Allah, karena fitrah tidak menerima adanya dua Tuhan.

3. Kecenderungan kepada agama yang lurus dan tidak terpecah-belah.

4. Keikhlasan dalam berdakwah tanpa mengharap imbalan, sebagaimana para nabi.

Selain itu, fitrah juga tampak dalam kebutuhan manusia akan bimbingan. Allah menciptakan setiap makhluk dengan tujuan, lalu memberinya petunjuk. Pada manusia, petunjuk itu berupa akal, naluri, dan potensi alami yang mengarahkannya kepada tujuan hidupnya.

—

Dengan demikian, fitrah adalah dasar penciptaan manusia yang mengarah kepada tauhid, kebenaran, dan kebutuhan akan bimbingan Ilahi. []

Sumber:
Masduha, Al-Alfaazh, Penerbit Al-Kautsar, 2017
Qur’an Kemenag, Tafsir Tahlili

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *