Sejarah Hari Minggu Jadi Hari Libur di Indonesia

Dini Koswarini
2 Min Read
Foto: Freepik

HARI Minggu dikenal luas sebagai hari libur di Indonesia. Namun, tidak semua orang tahu bahwa penetapan ini memiliki latar belakang sejarah panjang yang berkaitan dengan pengaruh kolonial dan tradisi keagamaan.

Awalnya, konsep hari libur mingguan berasal dari tradisi agama. Dalam ajaran Kristen, hari Minggu dianggap sebagai hari suci untuk beribadah, menggantikan hari Sabat yang jatuh pada hari Sabtu dalam tradisi Yahudi. Umat Kristen memperingati hari Minggu sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus, sehingga hari tersebut dijadikan waktu khusus untuk beribadah dan beristirahat.

Pengaruh ini masuk ke Indonesia pada masa penjajahan oleh Belanda. Pemerintah kolonial Hindia Belanda membawa sistem kerja Barat, termasuk pembagian waktu kerja enam hari dan satu hari libur. Hari Minggu ditetapkan sebagai hari libur resmi, terutama untuk kalangan pegawai pemerintahan dan pekerja yang mengikuti sistem administrasi kolonial.

https://s.shopee.co.id/LhtgZhWNW

Seiring waktu, kebiasaan ini menyebar ke berbagai lapisan masyarakat. Meski mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, yang memiliki hari istimewa pada hari Jumat, sistem hari libur Minggu tetap dipertahankan karena sudah terlanjur menjadi standar dalam sistem kerja dan pendidikan.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, pemerintah tidak mengubah sistem tersebut secara signifikan. Hari Minggu tetap dijadikan hari libur nasional karena dianggap paling netral dan telah diterima oleh masyarakat luas. Selain itu, menjaga konsistensi dengan sistem internasional juga menjadi pertimbangan penting, terutama dalam bidang ekonomi dan hubungan global.

BACA JUGA: Akibat Tidak Baca Qur’an dalam Seminggu

Dalam perkembangannya, Indonesia kemudian menerapkan sistem lima hari kerja di banyak instansi, dengan hari Sabtu dan Minggu sebagai hari libur. Hal ini semakin memperkuat posisi Minggu sebagai hari istirahat utama bagi masyarakat.

Dengan demikian, sejarah hari Minggu sebagai hari libur di Indonesia merupakan hasil perpaduan antara tradisi keagamaan, pengaruh kolonial, dan kebutuhan praktis dalam kehidupan modern. Hingga kini, hari Minggu tetap menjadi waktu yang dinantikan banyak orang untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, dan mengisi kembali energi sebelum memulai aktivitas di pekan berikutnya.

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *