Menyia-nyiakan Hati dan Waktu

Nasrulloh Baksolahar
1 Min Read
Foto: Freepik

MENURUT Ibnu Qayyim, salah satu bentuk penyia-nyian terbesar adalah menyia-nyiakan hati dan waktu. Apa bentuk kesia-siaan ini?

Menyia-nyiakan hati bentuknya dengan mementingkan dunia daripada akhirat. Sementara, bentuk menyia-nyiakan waktu adalah dengan berangan-angan.

Oleh karena itu, terkumpullah semua kerusakan dengan mengikuti hawa nafsu dan tinggi angan-angan. Sementara seluruh kebaikan terdapat dalam mengikuti petunjuk dan bersiap berjumpa dengan Allah.

Ulama lain ada yang mengatakan bahwa ada dua hal yang paling berharga, yaitu hati dan waktu. Jika keduanya disia-siakan maka seluruh kebaikan telah hilang. []

Sumber:
Muhammad Abdul Jawwab, Menjadi Manager Sukses, GIP, 2004, hal. 183

https://id.shp.ee/5ckKhZJe

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *