Makanan bagi yang Sakit

Nasrulloh Baksolahar
1 Min Read
Foto: Freepik

UQBAH bin Amir al-Juhani berkisah tentang perlakuan makanan terhadap orang yang sedang sakit. Pada suatu ketika Rasulullah ﷺ  bersabda,

“Kalian jangan memaksa orang yang sedang sakit untuk makan dan minum, sesungguhnya Allah-lah yang memberi makan dan minum.”

Bila yang sakit mulai bisa makan, Aisyah berkata bahwa ketika Rasulullah ﷺ ketika ada yang sakit, beliau menyuruh keluarganya agar dibuatkan al-hisa, makanan lembut semacam bubur yang bahan-bahannya dari tepung, air, dan minyak.

Setelah dibuatkan al-hisa, Rasulullah ﷺ pun menyuruh keluarganya yang sakit untuk memakannya sedikit demi sedikit. Lalu Rasulullah ﷺ  bersabda,

“Sesungguhnya, al-hisa dapat menguatkan hati orang yang sedang sedih dan dapat menghilangkan rasa sakit dari hati orang yang sedang sakit, sebagaimana salah seorang dari kalian menghilangkan kotoran dari wajahnya dengan air.”

Suatu hari Rasulullah ﷺ dan Ali bin Abi Thalib mengunjungi rumah Ummul Mundzir. Ummul Mundzir menyediakan beberapa tangkai kurma muda yang tergantung. Maka Rasulullah ﷺ dan Ali memakannya.

Rasulullah ﷺ memperhatikan Ali yang lahap memakan kurma muda tersebut, lalu bersabda kepada Ali,

“Wahai Ali, cukup, cukup, kamu sudah sembuh.”

Ketika Ummul Mundzir menyajikan silq, sayuran yang berbentuk, Rasulullah ﷺ bersabda,

“Ini lebih bermanfaat bagimu.” []

Sumber:
At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi, GIP, 2017

https://s.shopee.co.id/5Alw6QL5Rl

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *