Cara Makan Bawang Putih yang Benar, Gimana Sih?

Dini Koswarini
4 Min Read
Foto: Freepik

BAWANG putih sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain menjadi bumbu dapur, bawang putih juga dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga memiliki sifat antimikroba. Namun, agar manfaatnya lebih optimal, cara mengonsumsinya juga perlu diperhatikan.

Lalu, bagaimana cara makan bawang putih yang benar?

1. Hancurkan atau Cincang Terlebih Dahulu

Banyak orang langsung menelan bawang putih utuh. Padahal, cara ini kurang optimal.

Saat bawang putih dipotong, dicincang, atau dihancurkan, akan terbentuk senyawa bernama allicin. Senyawa inilah yang dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti sifat antibakteri, antijamur, dan antioksidan.

Karena itu, sebaiknya bawang putih dihancurkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

2. Diamkan Selama 10–15 Menit

Setelah dihancurkan, jangan langsung dimasak atau dimakan.

Diamkan sekitar 10–15 menit agar enzim alami dalam bawang putih bekerja membentuk allicin secara maksimal. Langkah sederhana ini dapat membantu mempertahankan kandungan senyawa aktif yang bermanfaat.

BACA JUGA:  Habis Makan Jengkol, Mulut Bau? Ini Cara Menghilangkannya

3. Jangan Dimasak Terlalu Lama

Panas yang terlalu tinggi dapat merusak sebagian senyawa allicin.

Jika ingin memasak bawang putih, masukkan pada tahap akhir proses memasak atau gunakan api sedang agar kandungan zat aktifnya tidak banyak berkurang.

Bila ingin memperoleh manfaat allicin secara maksimal, bawang putih mentah yang telah dihancurkan umumnya lebih baik dibandingkan yang dimasak terlalu lama.

4. Konsumsi dalam Jumlah Wajar

Lebih banyak bukan berarti lebih baik.

Sebagian besar orang cukup mengonsumsi sekitar 1–2 siung bawang putih per hari sebagai bagian dari pola makan sehat. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan:

Bau mulut yang menyengat.
Perut kembung.
Mual.
Nyeri lambung.
Diare pada sebagian orang.

https://s.shopee.co.id/9Uz4C0rkCD

5. Sebaiknya Dimakan Setelah Makan

Bawang putih mentah memiliki rasa yang tajam dan dapat mengiritasi lambung pada sebagian orang.

Jika Anda memiliki riwayat maag atau lambung sensitif, sebaiknya konsumsi bawang putih setelah makan agar risiko iritasi lambung lebih kecil.

6. Bisa Dicampur dengan Makanan

Tidak harus dimakan langsung.

Anda bisa mencampurkan bawang putih cincang ke dalam:

Salad.
Tumisan yang baru matang.
Sup hangat.
Sambal.
Yogurt atau saus sebagai dressing.

Cara ini membuat rasanya lebih mudah diterima sekaligus tetap memberikan manfaat.

Siapa yang Perlu Berhati-hati?

Meskipun tergolong bahan alami, bawang putih tidak selalu cocok untuk semua orang.

Berhati-hatilah jika Anda:

Memiliki gangguan pembekuan darah.
Sedang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin.
Akan menjalani operasi dalam waktu dekat.
Memiliki maag berat atau GERD yang mudah kambuh.

Pada kondisi tersebut, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi bawang putih dalam jumlah besar atau sebagai suplemen.

BACA JUGA: Cara Makan Mi Instan Sehat dalam 1 Pekan, Begini Lho!

Apakah Bawang Putih Bisa Menyembuhkan Penyakit?

Bawang putih memang mengandung berbagai senyawa yang telah diteliti memiliki efek antioksidan, antiradang, dan antimikroba. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih secara rutin dapat membantu sedikit menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol pada sebagian orang.

Namun, bawang putih bukan obat ajaib. Manfaatnya akan lebih terasa bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat yang meliputi makan bergizi seimbang, olahraga teratur, tidur cukup, dan tidak merokok. Jangan menghentikan obat yang diresepkan dokter hanya karena mengandalkan bawang putih.

Kesimpulan

Cara makan bawang putih yang benar dimulai dengan menghancurkan atau mencincangnya, lalu mendiamkannya sekitar 10–15 menit agar senyawa allicin terbentuk secara optimal. Konsumsilah dalam jumlah wajar, sekitar 1–2 siung per hari, dan sebaiknya setelah makan jika lambung Anda sensitif.

Bawang putih memang memiliki banyak manfaat potensial bagi kesehatan, tetapi bukan pengganti pengobatan medis. Jadikan bawang putih sebagai bagian dari pola makan sehat agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal dan aman.

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *