Ciri Tubuh Anak yang Tidak Sehat, Orang Tua Perlu Waspada

Dini Koswarini
5 Min Read
Foto: Freepik

ANAK belum selalu mampu menjelaskan apa yang sedang dirasakan tubuhnya. Karena itu, orang tua perlu peka terhadap perubahan kecil yang terjadi pada anak.

Perubahan nafsu makan, pola tidur, aktivitas, hingga kondisi kulit bisa menjadi tanda bahwa tubuh anak sedang mengalami masalah. Tidak semua perubahan berarti penyakit serius, tetapi beberapa tanda perlu mendapat perhatian lebih.

Berikut beberapa ciri yang sebaiknya tidak diabaikan.

1. Anak Terlihat Lemas dan Tidak Aktif

Anak-anak umumnya memiliki energi yang besar. Mereka senang bermain, bergerak, dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya.

Jika anak tiba-tiba lebih sering berbaring, tidak tertarik bermain, mudah mengantuk, atau tampak lemas dalam waktu yang tidak biasa, orang tua perlu memperhatikannya.

Kelelahan setelah aktivitas berat tentu normal. Namun, apabila kondisi tersebut berlangsung terus-menerus atau disertai keluhan lain, sebaiknya dicari penyebabnya.

BACA JUGA:  Ciri-ciri Tubuh yang Tidak Sehat di Usia 40 Tahun

2. Nafsu Makan Berubah Drastis

Perubahan nafsu makan juga dapat menjadi petunjuk kondisi tubuh anak.

Anak yang biasanya makan dengan baik tetapi tiba-tiba sulit makan dalam waktu cukup lama perlu diperhatikan. Begitu pula jika anak terus-menerus merasa sangat lapar atau haus.

Jangan langsung memaksa anak menghabiskan makanan. Perhatikan juga apakah perubahan tersebut disertai penurunan berat badan, muntah, diare, demam, atau keluhan lainnya.

https://s.shopee.co.id/9AMNV2PCRN

3. Berat dan Tinggi Badan Tidak Berkembang Optimal

Pertumbuhan merupakan salah satu indikator penting kesehatan anak.

Jika berat badan sulit bertambah, berat badan justru turun, atau pertumbuhan tinggi badan tampak tertinggal dibandingkan pola pertumbuhan sebelumnya, kondisi tersebut sebaiknya dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Yang perlu diperhatikan bukan sekadar membandingkan anak dengan teman sebayanya, tetapi melihat pola pertumbuhan anak dari waktu ke waktu.

4. Anak Sering Sakit

Anak memang dapat mengalami berbagai infeksi, terutama ketika berinteraksi dengan banyak orang atau mulai bersekolah.

Namun, apabila anak sangat sering sakit, proses pemulihannya lama, atau keluhannya berulang, orang tua sebaiknya tidak hanya menganggapnya sebagai hal biasa.

Catat jenis keluhan, kapan muncul, berapa lama berlangsung, serta apakah ada pola tertentu.

Catatan sederhana tersebut dapat membantu dokter melakukan penilaian dengan lebih baik.

5. Perubahan pada Kulit dan Rambut

Kulit anak dapat memberikan gambaran mengenai kondisi tubuhnya.

Kulit yang sangat pucat, kekuningan, muncul ruam yang tidak biasa, luka yang sulit sembuh, atau perubahan lain yang menetap perlu diperhatikan.

Begitu pula rambut yang mengalami kerontokan berlebihan atau perubahan kondisi yang cukup mencolok.

Tidak semua perubahan tersebut berarti penyakit tertentu. Namun, jika muncul secara tiba-tiba atau disertai gejala lain, sebaiknya diperiksakan.

6. Pola Tidur Berubah

Tidur sangat penting bagi tumbuh kembang anak.

Orang tua perlu memperhatikan jika anak tiba-tiba sulit tidur, sering terbangun, mendengkur keras, mengalami gangguan pernapasan ketika tidur, atau justru tidur jauh lebih banyak daripada biasanya.

Perubahan pola tidur yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi suasana hati, konsentrasi, dan aktivitas anak pada siang hari.

7. Anak Sering Mengeluh Sakit

Sakit kepala, sakit perut, nyeri pada tubuh, atau keluhan lainnya yang sering muncul tidak sebaiknya selalu dianggap sebagai alasan anak menghindari aktivitas.

Terutama jika keluhan berulang, semakin berat, mengganggu sekolah atau aktivitas sehari-hari, atau muncul bersama gejala lain.

Anak mungkin belum mampu menjelaskan rasa sakit secara tepat. Karena itu, orang tua perlu mendengarkan tanpa langsung menghakimi.

Mateimatika, Ciri Tubuh Anak yang Tidak Sehat
Foto: Freepik

BACA JUGA:  Ciri-ciri Tubuh yang InsyaAllah Aman dari Gula Darah Tinggi yang Bisa Kamu Ketahui Ketika Sudah Berusia 40 Tahun

Kapan Harus Segera Diperiksa?

Orang tua perlu mencari pertolongan medis segera apabila anak mengalami kesulitan bernapas, kejang, penurunan kesadaran, sangat lemas, dehidrasi berat, perdarahan yang tidak berhenti, atau kondisi yang memburuk dengan cepat.

Pada kondisi yang tidak darurat tetapi menetap atau berulang, pemeriksaan ke dokter anak dapat membantu menemukan penyebabnya.

Jangan Menunggu Anak Terlihat Sangat Sakit

Mengenali tanda-tanda tubuh yang tidak sehat bukan berarti membuat orang tua menjadi cemas terhadap setiap perubahan kecil.

Justru, perhatian yang baik membantu orang tua mengetahui kapan harus mengamati, kapan perlu berkonsultasi, dan kapan harus segera mencari pertolongan.

Anak yang sehat bukan hanya anak yang terlihat aktif dan ceria, tetapi anak yang pertumbuhan, perkembangan, pola makan, tidur, dan kondisi tubuhnya terpantau dengan baik.

Karena itu, jangan abaikan perubahan yang berlangsung terus-menerus. Lebih baik memeriksakan sesuatu yang ternyata ringan daripada terlambat mengetahui masalah yang membutuhkan penanganan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *