Terus Tilawah Quran padahal Sudah Adzan, Apa Hukumnya?

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

MEMBACA Al-Qur’an dan menjawab adzan adalah dua amalan yang sama-sama memiliki keutamaan besar dalam Islam. Tidak sedikit orang yang sedang membaca Al-Qur’an kemudian tiba-tiba mendengar suara adzan berkumandang. Akhirnya muncul pertanyaan, apakah bacaan Al-Qur’an boleh diteruskan, atau justru harus dihentikan untuk menjawab adzan?

Para ulama menjelaskan bahwa menjawab adzan merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Karena itu, ketika adzan terdengar, seorang muslim sebaiknya menghentikan bacaan Al-Qur’annya sejenak, lalu menjawab lafaz adzan. Setelah adzan selesai, ia dapat melanjutkan kembali membaca Al-Qur’an.

BACA JUGA: Bolehkah Membaca Al-Qur’an Sambil Berbaring?

Menjawab Adzan Merupakan Sunnah Muakkadah

Rasulullah ﷺ memberikan tuntunan agar kaum muslimin mengucapkan seperti yang diucapkan muazin. Dalam sebuah hadits beliau bersabda: “Apabila kalian mendengar muazin, maka ucapkanlah seperti yang diucapkannya.” (HR. Bukhari no. 611 dan Muslim no. 383)

Hadits ini menunjukkan bahwa menjawab adzan adalah amalan yang memiliki keutamaan besar. Walaupun hukumnya tidak wajib menurut mayoritas ulama, meninggalkannya berarti kehilangan kesempatan memperoleh pahala dan mengikuti sunnah Nabi ﷺ.

Oleh sebab itu, ketika seseorang sedang membaca Al-Qur’an lalu mendengar adzan, ia dianjurkan mendahulukan jawaban adzan daripada meneruskan bacaannya.

https://s.shopee.co.id/8Kobhzx1lq

Mengapa Bacaan Al-Qur’an Sebaiknya Dihentikan?

Al-Qur’an adalah ibadah yang dapat dilanjutkan kapan saja, sedangkan adzan adalah syiar Islam yang waktunya terbatas. Jika seseorang terus membaca Al-Qur’an hingga adzan selesai, maka kesempatan menjawab adzan pun terlewat.

Karena itu, para ulama seperti Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa yang lebih utama adalah menghentikan bacaan Al-Qur’an sementara waktu untuk menjawab adzan. Setelah muazin selesai, barulah bacaan dilanjutkan dari ayat yang terakhir dibaca.

Ini termasuk bentuk menggabungkan dua amalan mulia tanpa harus meninggalkan salah satunya.

Bagaimana Cara yang Benar?

Ketika adzan mulai terdengar, tidak perlu menutup mushaf atau mengulang bacaan dari awal. Cukup berhenti pada tempat yang memungkinkan, lalu ikuti lafaz muazin.

Misalnya ketika muazin mengucapkan Allahu Akbar, kita menjawab Allahu Akbar. Begitu pula pada lafaz-lafaz lainnya. Khusus ketika muazin mengucapkan Hayya ‘alash shalah dan Hayya ‘alal falah, sunnahnya menjawab: Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Setelah adzan selesai, dianjurkan membaca shalawat kepada Nabi ﷺ dan memanjatkan doa setelah adzan. Kemudian bacaan Al-Qur’an dapat diteruskan seperti biasa.

Bagaimana Jika Sedang Menghafal Al-Qur’an?

Bagi seorang penghafal Al-Qur’an, hukum dan adabnya tetap sama. Menghafal memang merupakan ibadah yang agung, tetapi menjawab adzan tetap lebih utama ketika adzan sedang berkumandang.

Berhenti beberapa menit tidak akan mengurangi nilai hafalan. Justru hal itu menunjukkan bahwa seorang muslim menghormati syiar Islam dan berusaha mengamalkan seluruh sunnah Rasulullah ﷺ.

Jika khawatir lupa, seseorang dapat memberi tanda pada mushaf atau mengingat kata terakhir sebelum berhenti. Setelah adzan selesai, hafalan bisa dilanjutkan kembali tanpa masalah.

Apakah Berdosa Jika Tetap Membaca?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa menjawab adzan hukumnya sunnah, bukan wajib. Artinya, orang yang tetap membaca Al-Qur’an tidak dihukumi berdosa. Namun, ia meninggalkan amalan yang lebih utama (afdhal).

Karena itu, pilihan terbaik bukanlah mempertentangkan Al-Qur’an dengan adzan, melainkan mengamalkan keduanya. Hentikan bacaan sejenak, jawab adzan dengan khusyuk, lalu kembali membaca Al-Qur’an setelahnya.

Sikap ini mencerminkan keseimbangan dalam beribadah dan mengikuti petunjuk Rasulullah ﷺ secara lebih sempurna.

BACA JUGA: Apa Hukum Membaca Al-Qur’an Tanpa Punya Wudhu?

Membaca Al-Qur’an ketika mendengar adzan diperbolehkan, tetapi yang lebih utama adalah menghentikan bacaan sementara untuk menjawab adzan. Hal ini berdasarkan perintah Rasulullah ﷺ agar kaum muslimin mengucapkan seperti yang diucapkan muazin.

Setelah adzan, bacalah shalawat dan doa yang dianjurkan, kemudian lanjutkan kembali membaca Al-Qur’an. Dengan demikian, kita dapat meraih keutamaan dari dua ibadah sekaligus, yaitu memuliakan Al-Qur’an dan menghidupkan sunnah menjawab adzan.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *