Bolehkah Memperpanjang Sujud untuk Berdoa?

Umar Faqih
5 Min Read
Foto: Freepik

SUJUD merupakan salah satu bagian paling istimewa dalam shalat. Pada saat sujud, seorang hamba berada dalam posisi yang sangat dekat dengan Allah SWT. Karena itu, sujud bukan hanya gerakan untuk menyempurnakan shalat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak doa dan memohon kepada Allah.

Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Bolehkah seseorang memperpanjang sujud untuk berdoa? Apakah memperlama sujud dapat memengaruhi keabsahan shalat? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami tuntunan Rasulullah ﷺ mengenai doa ketika sujud.

BACA JUGA: Bolehkah Berdoa Ketika Sedang Sujud dalam Shalat?

Sujud Merupakan Waktu yang Baik untuk Berdoa

Rasulullah ﷺ memberikan perhatian khusus terhadap doa ketika sujud. Dalam hadis riwayat Muslim, beliau bersabda bahwa seorang hamba berada dalam keadaan paling dekat dengan Rabb-nya ketika sedang sujud. Karena itu, Rasulullah ﷺ menganjurkan agar umatnya memperbanyak doa ketika sujud.

Hal ini menunjukkan bahwa sujud memang merupakan waktu yang sangat baik untuk memohon kepada Allah. Seorang muslim dapat meminta berbagai kebaikan kepada Allah, baik yang berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat.

Doa tersebut dapat berupa permohonan ampun, petunjuk, kemudahan dalam urusan, keteguhan hati, dan berbagai kebaikan lainnya.

https://s.shopee.co.id/4fvJLSSCoq

Bolehkah Sujud Diperpanjang?

Pada dasarnya, memperpanjang sujud untuk memperbanyak doa diperbolehkan, selama tetap berada dalam batas-batas yang sesuai dengan tuntunan shalat.

Terlebih ketika seseorang sedang melaksanakan shalat sendirian, ia memiliki ruang yang lebih luas untuk memperpanjang sujudnya. Ia dapat berdoa dengan lebih banyak dan lebih khusyuk.

Namun, ketika seseorang menjadi imam, keadaan makmum juga perlu diperhatikan. Imam tidak seharusnya memperpanjang sujud secara berlebihan sehingga memberatkan orang-orang yang berada di belakangnya.

Rasulullah ﷺ mengingatkan para imam agar tidak memberatkan makmum. Sebab, di antara mereka bisa saja terdapat orang yang lemah, lanjut usia, memiliki kebutuhan tertentu, atau memiliki kondisi lain yang membuatnya tidak mampu mengikuti shalat yang terlalu panjang.

Doa yang Dianjurkan Ketika Sujud

Ketika sujud, seorang muslim dianjurkan memperbanyak doa. Rasulullah ﷺ bersabda: “Adapun ketika sujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, karena sangat layak untuk dikabulkan bagi kalian.” (HR. Muslim)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa sujud merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa.

Selain membaca tasbih seperti Subhana Rabbiyal A’la, seseorang dapat menambahkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ. Misalnya memohon ampunan, rahmat, keselamatan, dan kebaikan di dunia serta akhirat.

Dengan demikian, sujud tidak hanya dilakukan secara fisik. Hati juga sebaiknya benar-benar menghadirkan rasa rendah diri dan membutuhkan pertolongan Allah.

Bagaimana Jika Ingin Berdoa dengan Bahasa Sendiri?

Dalam masalah bahasa doa di dalam shalat, terdapat perincian pendapat di kalangan ulama. Doa-doa yang berasal dari Al-Qur’an dan hadis tentu sangat baik untuk diamalkan.

Bagi orang yang belum mampu menghafal banyak doa berbahasa Arab, sebaiknya mempelajari doa-doa yang diajarkan Nabi ﷺ secara bertahap. Dengan begitu, ia dapat memperbanyak doa dalam shalat sesuai tuntunan yang telah diajarkan.

Adapun persoalan menggunakan bahasa selain Arab dalam shalat memiliki perincian hukum menurut mazhab dan keadaan orang yang melakukannya. Karena itu, untuk kehati-hatian, seseorang sebaiknya menggunakan doa yang ma’tsur atau doa berbahasa Arab yang telah dipelajari dengan benar.

Jangan Sampai Mengabaikan Tuma’ninah

Memperpanjang sujud bukan berarti melakukan gerakan tanpa aturan. Tuma’ninah tetap harus dijaga. Setiap gerakan shalat hendaknya dilakukan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.

Sujud juga bukan sekadar memperlama posisi tubuh. Yang lebih penting adalah menghadirkan kekhusyukan dan kesadaran bahwa kita sedang menghadap Allah.

Jika seseorang memperpanjang sujud tetapi pikirannya tidak mengingat Allah, tentu tujuan utama dari ibadah tersebut menjadi kurang maksimal.

BACA JUGA: Apakah Boleh Shalat Berjamaah Tanpa Mengumandangkan Adzan?

Memperpanjang sujud untuk berdoa pada dasarnya diperbolehkan dan justru memiliki dasar dalam sunnah. Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa ketika sujud karena saat itu seorang hamba berada dalam keadaan sangat dekat dengan Rabb-nya.

Meski demikian, tetap perlu memperhatikan keadaan ketika menjadi imam. Jangan sampai sujud yang terlalu panjang membuat makmum merasa kesulitan atau keberatan.

Pada akhirnya, yang terpenting bukan hanya panjangnya sujud, tetapi juga ketenangan, kekhusyukan, dan kesungguhan hati ketika memohon kepada Allah.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *