Benar Gak Sih Mandi Malam Bisa Bikin Rematik?

Aang Supriatna
3 Min Read
Foto: Freepik

“JANGAN mandi malam, nanti kena rematik.” Kalimat ini mungkin sudah sangat akrab di telinga banyak orang. Karena itu, ketika seseorang mandi pada malam hari kemudian merasakan tubuh dingin atau persendian terasa tidak nyaman, muncul anggapan bahwa air malam merupakan penyebab rematik.

Secara medis, hubungan tersebut tidak sesederhana itu. Rematik sendiri bukan satu penyakit tunggal. Istilah “rematik” di masyarakat dapat digunakan untuk berbagai keluhan atau penyakit yang berhubungan dengan sendi dan jaringan di sekitarnya. Salah satunya rheumatoid arthritis, yaitu penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi.

Air Dingin Tidak Sama dengan Penyebab Rematik

Tidak ada dasar yang cukup untuk mengatakan bahwa mandi malam secara langsung menyebabkan rheumatoid arthritis. Bahkan lembaga kesehatan NHS menjelaskan bahwa perubahan cuaca tidak menyebabkan arthritis, meskipun sebagian orang yang sudah memiliki arthritis merasa nyeri atau kaku mereka berubah ketika kondisi lingkungan berubah.

BACA JUGA: Bolehkah Berdoa dalam Hati dalam Kamar Mandi?

Artinya, rasa dingin atau perubahan suhu mungkin membuat sebagian orang merasa kurang nyaman, tetapi hal tersebut berbeda dengan mengatakan bahwa mandi malam menyebabkan penyakit rematik.

Mengapa Persendian Bisa Terasa Tidak Nyaman?

Orang yang memang sudah memiliki masalah sendi terkadang lebih sensitif terhadap suhu. Sebagian orang merasa tubuh lebih kaku ketika dingin, sementara yang lain justru merasa lebih nyaman dengan suhu tertentu. Ini merupakan pengalaman yang dapat berbeda antara satu orang dan lainnya.

https://s.shopee.co.id/40aPuqbkTl

Pada penderita arthritis, terapi panas seperti mandi atau berendam air hangat bahkan dapat digunakan untuk membantu mengurangi kekakuan dan rasa nyeri. NHS juga menyebut mandi atau berendam air hangat sebagai salah satu cara yang dapat membantu mengurangi kekakuan pada kondisi tertentu.

BACA JUGA:  Bolehkah Suami Istri Tidur Setelah Berhubungan Tapi Belum Mandi Wajib?

Kapan Nyeri Sendi Perlu Diperiksa?

Jika nyeri sendi hanya muncul sesekali dan segera hilang, seseorang mungkin cukup memantau kondisinya. Namun jika sendi terus-menerus terasa sakit, bengkak, kemerahan, terasa panas, sulit digerakkan, atau keluhan semakin berat, pemeriksaan medis diperlukan.
Jangan hanya menyimpulkan “ini karena mandi malam”. Bisa saja ada kondisi sendi yang memang perlu mendapatkan penanganan.

Kesimpulan

Mandi malam tidak terbukti secara langsung menyebabkan rematik. Jika seseorang merasa lebih nyaman mandi dengan air hangat pada malam hari, kebiasaan tersebut boleh dilakukan selama sesuai dengan kondisi tubuh.

Yang perlu dihindari adalah mempercayai mitos sampai membuat kita mengabaikan gejala penyakit yang sebenarnya. Mandi malam bukan musuh kesehatan sendi. Yang jauh lebih penting adalah menjaga berat badan, aktif bergerak, menjaga kesehatan tubuh, dan memeriksakan nyeri sendi yang menetap. []

 

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *