Pakai Parfum Beralkohol Ketika Mau Sholat Boleh Gak Sih?

Jamiatun Hasanah
5 Min Read
Foto: Freepik

PERNAH nggak sih kamu ragu memakai parfum sebelum sholat karena parfumnya mengandung alkohol?

Mungkin pernah terpikir, “Kalau parfum ini ada alkoholnya, nanti sholatku sah nggak?”

Pertanyaan ini memang sering muncul. Apalagi sekarang banyak parfum menggunakan alkohol sebagai salah satu bahan pelarutnya.

Namun, perlu diketahui bahwa alkohol dalam parfum tidak selalu sama dengan khamr atau minuman yang memabukkan.

Karena itu, masalahnya tidak bisa langsung disamakan.

Alkohol dalam Parfum Itu Apa?

Dalam pembuatan parfum, alkohol biasanya digunakan untuk membantu melarutkan bahan pewangi dan membuat aroma lebih mudah menyebar.

Jenis alkohol yang digunakan dalam produk parfum umumnya berbeda dari minuman beralkohol yang dikonsumsi untuk memabukkan.

BACA JUGA: Apakah Rasulullah ﷺ Bersalaman setelah Shalat?

Dari sisi kimia, alkohol merupakan kelompok senyawa yang cukup luas.

Tidak semua alkohol adalah minuman.

Tidak semua alkohol juga menyebabkan mabuk.

Karena itu, kita perlu berhati-hati ketika menyamakan semua produk yang memiliki tulisan “alcohol” dengan khamr.

Apakah Alkohol Itu Najis?

Dalam masalah ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Sebagian ulama membahas khamr sebagai najis berdasarkan pemahaman terhadap dalil tertentu.

Sementara ulama lain menjelaskan bahwa khamr tidak harus dipahami sebagai najis secara fisik.

Perbedaan pendapat tersebut juga berpengaruh pada pembahasan penggunaan alkohol dalam parfum.

banner crusita parfum

Di Indonesia, ada ulama dan lembaga keagamaan yang membolehkan penggunaan alkohol dalam parfum selama alkohol tersebut bukan berasal dari khamr dan tidak digunakan sebagai minuman yang memabukkan.

Karena itu, kandungan alkohol dalam parfum tidak otomatis membuat pakaian atau tubuh menjadi najis.

Bagaimana dengan Hadis Nabi ﷺ?

رَسُولُ اللهِ ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk menjaga kebersihan dan menggunakan wewangian dalam keadaan tertentu.

Dalam beberapa hadis, beliau juga dikenal menyukai wewangian.

Wewangian menjadi bagian dari kebersihan dan penampilan yang baik.

Namun, hadis tentang wewangian tidak secara khusus membahas parfum modern yang menggunakan alkohol sebagai pelarut.

Karena itu, persoalan parfum beralkohol perlu dilihat melalui kaidah fikih dan sifat bahan yang digunakan.

Boleh Dipakai Sebelum Sholat?

Jika parfum yang digunakan mengandung alkohol yang bukan khamr dan tidak termasuk najis menurut pendapat fikih yang diikuti, maka menggunakannya sebelum sholat pada dasarnya diperbolehkan.

Parfum tersebut dapat digunakan pada tubuh atau pakaian.

Sholat tetap sah selama syarat dan rukun sholat lainnya terpenuhi.

Namun, jika seseorang mengikuti pendapat ulama yang lebih berhati-hati terhadap jenis alkohol tertentu, ia dapat memilih parfum yang tidak mengandung alkohol untuk menghindari keraguan.

Ini merupakan pilihan dalam mengikuti pendapat fikih yang diyakini.

Bagaimana Kalau Ada Tulisan “Alcohol”?

Jangan langsung panik ketika melihat tulisan “alcohol” pada kemasan.

Sebaiknya lihat jenis dan komposisinya.

Produk parfum dapat mengandung berbagai jenis alkohol dengan fungsi yang berbeda.

Selain itu, ada juga parfum yang menggunakan bahan lain sebagai pelarut.

Jadi, tulisan “alcohol” saja belum cukup untuk menentukan bahwa parfum tersebut haram digunakan.

Jika ingin lebih yakin, kita bisa memilih produk yang memiliki informasi bahan yang jelas atau sertifikasi halal dari lembaga yang terpercaya.

Dari Sisi Kesehatan

Dari sisi kesehatan, alkohol dalam parfum biasanya digunakan dalam jumlah dan fungsi tertentu.

Parfum digunakan pada permukaan kulit dan bukan untuk dikonsumsi.

Namun, sebagian orang memiliki kulit yang sensitif terhadap bahan tertentu dalam parfum.

BACA JUGA: Bolehkah Membaca Al-Fatihah Hanya 3 Ayat Pertama Saja ketika Shalat?

Penggunaan parfum berlebihan juga dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang.

Karena itu, gunakan secukupnya.

Jika kulit terasa perih, kemerahan, atau mengalami iritasi, sebaiknya hentikan penggunaannya.

Jadi, Boleh Gak Pakai Parfum Beralkohol Saat Mau Sholat?

Jawabannya, pada dasarnya boleh, selama alkohol yang terdapat dalam parfum tersebut bukan khamr dan tidak termasuk bahan yang dianggap najis menurut pendapat fikih yang diikuti.

Adanya kata “alkohol” pada kemasan tidak otomatis membuat parfum menjadi haram atau membuat sholat tidak sah.

Bagi orang yang masih ragu, memilih parfum berlabel halal atau parfum tanpa alkohol bisa menjadi pilihan yang lebih menenangkan.

Yang terpenting, jangan mudah mengatakan suatu parfum haram hanya karena terdapat kandungan alkohol.

Masalah ini memiliki pembahasan fikih yang cukup luas dan terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Jadi, gunakan ilmu.

Perhatikan kandungannya.

Dan jangan lupa, kebersihan serta kesucian pakaian tetap menjadi bagian penting sebelum melaksanakan sholat. []

 

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *