Mengapa Sih Kamar Para Jomblo Suka Banget Berantakan?

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

KAMAR adalah cermin dari kepribadian seseorang. Bagi sebagian orang, khususnya para jomblo, kamar sering kali menjadi tempat paling bebas, tanpa aturan, bahkan tanpa intervensi orang lain. Karena itulah, kamar jomblo kerap identik dengan kondisi yang berantakan—baju menumpuk di kursi, meja penuh barang tak jelas, hingga lantai yang jarang tersapu.

Hal ini sebenarnya wajar terjadi, karena tidak ada orang lain yang menuntut kerapian, sehingga rasa malas lebih sering mengambil alih. Namun, kebiasaan seperti ini bisa berdampak pada kenyamanan, kesehatan, bahkan produktivitas sehari-hari.

Padahal, Islam sendiri menaruh perhatian besar terhadap kebersihan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” (HR. Muslim). Ini menunjukkan bahwa menjaga kebersihan, termasuk kebersihan kamar, bukan sekadar urusan fisik, melainkan bagian dari ibadah.

BACA JUGA:  Dalam Islam, Mengapa Lebih Dianjurkan untuk Memotong Kumis daripada Jenggot?

Seorang Muslim seharusnya memandang kamar bukan hanya sebagai tempat istirahat, tetapi juga sebagai ruang yang memengaruhi hati, pikiran, dan ibadahnya. Kamar yang bersih akan membantu menghadirkan ketenangan, sementara kamar yang berantakan bisa menambah rasa malas dan kurang semangat dalam menjalani hari.

Ada beberapa alasan kenapa hal ini bisa terjadi:

1- Tidak Ada yang Mengingatkan

Kalau orang yang sudah menikah atau tinggal bareng keluarga sering diingatkan untuk rapi, jomblo biasanya hidup lebih mandiri. Karena nggak ada yang cerewet ngingetin, ya kadang rasa malas lebih menang.

2- Kebiasaan Hidup Praktis

Banyak jomblo yang mikir: “Ngapain rapihin, toh cuma aku yang lihat”. Akhirnya, baju bekas, kabel, sampai cemilan jadi numpuk di mana-mana.

3- Mood yang Naik Turun

Hidup sendiri bisa bikin orang gampang males kalau lagi bad mood. Kamar pun jadi cerminan isi hati: kalau lagi semangat biasanya rapi, kalau lagi suntuk ya makin acak-acakan.

4- Tidak Ada Tamu yang Sering Datang

Karena jarang kedatangan tamu atau pasangan, kamar dianggap area pribadi penuh. Jadi merasa bebas buat “nyimpen” apa pun tanpa malu.

5- Zona Nyaman ala Sendiri

Percaya atau nggak, sebagian jomblo justru merasa nyaman dengan “berantakannya” kamar mereka. Mereka tahu di mana posisi barang, meski orang lain yang lihat bisa pusing duluan.

Jadi, bukan berarti semua jomblo kamarnya pasti berantakan ya. Ada juga kok jomblo yang super rapi. Cuma, faktor kebebasan, rasa malas, dan nggak adanya kontrol dari orang lain bikin kamar jomblo lebih rawan jadi “hutan belantara kecil”.

BACA JUGA:  Mengapa Islam Mengharamkan Judi?

Renungan

Seorang Muslim sejati hendaknya senantiasa menjaga kebersihan, mulai dari tubuh, pakaian, hingga lingkungan terdekatnya—termasuk kamar pribadi yang ia tempati setiap hari. Kamar yang rapi dan bersih akan memudahkan dirinya untuk beristirahat, beribadah, dan belajar tanpa terganggu suasana yang kusut.

Para ulama salaf pun menekankan bahwa hati yang bersih sering berawal dari kebiasaan menjaga kebersihan lahiriah. Maka, jangan remehkan kamar yang berantakan, sebab membersihkannya adalah bagian dari menunaikan sunnah, menjaga kesehatan, dan menunjukkan kualitas seorang Muslim yang beriman. []

___________

Kirim tulisan Anda ke Islampos. Isi di luar tanggung jawab redaksi. Silakan kirim ke: [email protected], dengan ketentuan tema Islami, pengetahuan umum, renungan dan gagasan atau ide, Times New Roman, 12 pt, maksimal 650 karakter. Sertakan foto diri, Kartu Tanda Identitas (KTP/KTP/SIM), akun media sosial (IG, Facebook, atau Tiktok), dan imel.

___________

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *