Benarkah Makan Wortel Bisa Mempertajam Penglihatan?

6 Min Read
Foto: Freepik

PERTANYAAN “apakah makan wortel bisa mempertajam penglihatan?” sudah lama menjadi perbincangan. Sebagian orang percaya wortel adalah kunci mata sehat, bahkan bisa membuat penglihatan lebih tajam. Namun, apakah benar demikian? Artikel ini akan membahas fakta ilmiah seputar wortel dan kesehatan mata, mengurai mitos yang berkembang, serta mengaitkannya dengan perspektif Islam tentang menjaga kesehatan tubuh dan penglihatan.

Wortel dan Vitamin A: Apa Hubungannya dengan Mata?

Wortel terkenal karena kandungan beta-karoten, pigmen oranye yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin A berperan penting dalam:
1. Membentuk rodopsin – pigmen pada retina yang membantu mata beradaptasi di tempat gelap.
2. Mencegah rabun senja (night blindness) – kekurangan vitamin A membuat seseorang sulit melihat saat cahaya redup.
3. Menjaga kesehatan kornea – vitamin A membantu melindungi lapisan terluar mata agar tidak kering.

Dalam jangka panjang, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan xeroftalmia (mata kering parah) hingga kebutaan. Dengan demikian, wortel memang bermanfaat untuk mencegah gangguan penglihatan akibat defisiensi vitamin A. Namun, jika asupan vitamin A seseorang sudah cukup, makan wortel tidak otomatis membuat penglihatan lebih tajam dari normal.

BACA JUGA: Rahasia Menjaga Imun Tubuh di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Mitos: Wortel Membuat Bisa “Melihat dalam Gelap”

Mitos bahwa wortel bisa membuat seseorang melihat dalam kegelapan beredar luas sejak era Perang Dunia II. Saat itu, propaganda Inggris menyebarkan kabar bahwa kemampuan pilot RAF melihat di malam hari berasal dari banyak makan wortel, padahal sebenarnya berkat teknologi radar. Dari situlah lahir kepercayaan bahwa wortel punya “kekuatan ajaib”.

Secara ilmiah, vitamin A memang membantu penglihatan dalam cahaya rendah, tetapi tidak menjadikan mata bisa melihat layaknya “mata kucing” dalam gelap total.

Apakah Wortel Menyembuhkan Rabun atau Minus?

Banyak orang berharap dengan makan wortel, masalah rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), atau silinder bisa membaik. Faktanya, rabun disebabkan oleh kelainan bentuk kornea atau lensa, bukan kekurangan vitamin A. Karena itu, wortel tidak dapat mengubah minus atau silinder.

Namun, pola makan kaya nutrisi, termasuk wortel, tetap penting untuk menjaga kesehatan mata secara umum. Dokter mata menegaskan: wortel membantu mencegah masalah akibat defisiensi vitamin A, tapi tidak bisa menggantikan kacamata atau operasi refraktif.

Riset Suplemen dan Penyakit Mata

Studi AREDS/AREDS2 dari National Eye Institute menemukan bahwa kombinasi nutrisi tertentu (vitamin C, E, zinc, lutein, zeaxanthin) bisa memperlambat perkembangan degenerasi makula terkait usia (AMD), tapi tidak mencegahnya pada orang sehat. Menariknya, beta-karoten dosis tinggi justru meningkatkan risiko kanker paru pada perokok, sehingga diganti dengan lutein dan zeaxanthin.
Pelajaran pentingnya: nutrisi memang berperan, tetapi bukan satu-satunya solusi. Pola hidup sehat, kontrol penyakit kronis, dan pemeriksaan mata rutin jauh lebih menentukan.

Menjaga Mata sebagai Amanah

Dalam Islam, tubuh manusia adalah amanah dari Allah ﷻ yang harus dijaga. Al-Qur’an mengingatkan:
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan…” (QS. Al-Baqarah: 195)
Ayat ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar tidak merusak tubuh, termasuk mata.

Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Tidaklah seorang hamba diberi nikmat oleh Allah, kemudian ia mengucapkan ‘Alhamdulillah’, melainkan nikmat itu akan tetap ada dan bertambah.” (HR. Ahmad)

Mata adalah nikmat besar. Menjaga penglihatan bukan hanya dengan berdoa, tetapi juga dengan ikhtiar seperti mengonsumsi makanan bergizi (termasuk wortel), menghindari kebiasaan buruk, serta menggunakannya untuk kebaikan.

Selain aspek kesehatan fisik, Islam juga menekankan pengendalian pandangan. Allah ﷻ berfirman: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya…” (QS. An-Nur: 30)

Ayat ini mengingatkan bahwa menjaga mata bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual—tidak menggunakannya untuk hal yang dilarang. Dengan demikian, perspektif Islam menempatkan mata sebagai organ yang harus dijaga kesehatannya sekaligus kesuciannya.

BACA JUGA: Cara Jaga Kesehatan Mata

Tips Islami dan Medis untuk Menjaga Mata

1. Perbanyak konsumsi makanan sehat: tidak hanya wortel, tetapi juga sayuran hijau (bayam, kale), buah-buahan, ikan berlemak, dan kacang-kacangan.

2. Gunakan nikmat mata untuk kebaikan: membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu, menghindari pandangan haram.

3. Istirahatkan mata dari layar: Rasulullah ﷺ mencontohkan keseimbangan hidup—tidur cukup, ibadah, dan aktivitas.

4. Doa menjaga penglihatan: Rasulullah ﷺ mengajarkan doa, “Allahumma matti‘na bi asma‘ina wa absarina wa quwwatina abadan ma ahyaitana…” (HR. Tirmidzi) — memohon agar pendengaran, penglihatan, dan kekuatan selalu dijaga.

• Fakta ilmiah: Wortel membantu menjaga kesehatan mata melalui beta-karoten → vitamin A, yang mencegah rabun senja dan masalah akibat defisiensi. Namun, wortel tidak bisa memperbaiki rabun minus/plus/silinder.
• Mitos: Makan wortel tidak akan memberi “penglihatan super” di malam hari.
• Islam: Mata adalah amanah dari Allah, yang harus dijaga kesehatannya (fisik) sekaligus penggunaannya (spiritual). Mengonsumsi makanan sehat seperti wortel adalah bagian dari ikhtiar menjaga amanah ini.

Jadi, wortel memang baik untuk mata, tetapi kesehatan penglihatan sejati memerlukan kombinasi nutrisi, gaya hidup sehat, serta kesadaran spiritual sesuai ajaran Islam.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *