DALAM sejarah Islam, terdapat nama-nama besar yang mengukir peradaban dengan dakwah, jihad, dan keteladanan. Namun, ada pula nama yang sederhana, nyaris tidak disebut di panggung dunia, tetapi Allah muliakan dengan gelar mulia: syahidah pertama dalam Islam. Dialah Sumayyah binti Khayyat radhiyallahu ‘anha, ibu dari sahabat terkenal Ammar bin Yasir.
Kisah Sumayyah adalah kisah tentang keteguhan iman, keberanian menghadapi siksaan, dan pengorbanan dalam mempertahankan kalimat tauhid.
Dari Keluarga Sederhana yang Beriman
Sumayyah binti Khayyat berasal dari kalangan lemah di Makkah. Ia adalah seorang budak yang kemudian dimerdekakan oleh Abu Hudzaifah bin al-Mughirah, lalu dinikahkan dengan Yasir bin ‘Amir. Dari pernikahan itu lahirlah Ammar bin Yasir, salah seorang sahabat yang awal masuk Islam.
BACA JUGA: Hikmah di Balik Allah Mengharamkan Khamr dalam 3 Fase Teguran
Keluarga Yasir termasuk tujuh orang pertama yang memeluk Islam di awal dakwah Nabi ﷺ. Rasulullah pun memberikan kabar gembira kepada mereka dengan sabdanya: “Bersabarlah wahai keluarga Yasir, sesungguhnya tempat yang dijanjikan bagi kalian adalah surga.”
(HR. al-Hakim dalam al-Mustadrak, no. 5647)
Siksaan Keluarga Yasir
Masuk Islam berarti siap menanggung risiko besar, terlebih bagi kalangan budak dan orang miskin. Quraisy menentang keras keimanan mereka. Keluarga Yasir diseret ke padang pasir yang panas. Mereka diikat, dipaksa kembali pada agama nenek moyang, dan disiksa tanpa ampun. Abu Jahl, musuh Islam yang terkenal, menjadikan keluarga Yasir sasaran kebengisannya.
Namun Sumayyah tetap teguh. Ia tidak bergeming meski tubuhnya penuh luka. Baginya, iman jauh lebih berharga daripada keselamatan sementara di dunia.
Gugur Sebagai Syahidah Pertama
Keteguhan Sumayyah membuat Abu Jahl semakin marah. Dalam riwayat yang dikisahkan oleh Ibn Ishaq dalam Sirah Ibn Hisham, Abu Jahl menikam Sumayyah dengan tombak di kemaluannya hingga wafat. Dengan demikian, ia menjadi wanita pertama yang gugur sebagai syahidah dalam Islam.
Sementara itu, suaminya Yasir juga wafat karena siksaan. Hanya Ammar yang selamat setelah pura-pura mengikuti kehendak kaum Quraisy, namun hatinya tetap beriman. Kisah ini bahkan diabadikan dalam Al-Qur’an (QS. an-Nahl: 106) tentang orang yang terpaksa mengucapkan kekafiran namun hatinya tetap teguh dalam iman.
Keteladanan dari Sumayyah
1. Keteguhan iman melebihi segalanya
Sumayyah mengajarkan bahwa iman bukan hanya keyakinan di lisan, tetapi juga keberanian mempertahankannya walau nyawa taruhannya.
2. Perempuan memiliki peran besar dalam sejarah Islam
Sumayyah membuktikan bahwa bukan hanya laki-laki yang berada di garda depan dakwah, tetapi juga perempuan yang berani menegakkan kebenaran.
3. Kesabaran dalam menghadapi ujian
Rasulullah ﷺ menghibur keluarga Yasir dengan janji surga. Pesan ini relevan sampai hari ini: kesabaran dalam menghadapi cobaan dunia adalah tiket menuju ridha Allah.
BACA JUGA:Kerinduan Bertemu Rasulullah ﷺ dan Sahabatnya
Relevansi Bagi Generasi Muslim Kini
Di zaman modern, kaum muslimin tidak lagi menghadapi siksaan fisik seperti Sumayyah. Namun tantangan iman hadir dalam bentuk lain: arus sekularisme, godaan hedonisme, dan tekanan sosial untuk meninggalkan agama.
Kisah Sumayyah menjadi pengingat bahwa iman harus dijaga meski lingkungan menekan. Perjuangan kita mungkin tidak dalam bentuk mempertaruhkan nyawa, tetapi dalam mempertahankan identitas, menjaga ibadah, serta menyuarakan kebenaran dengan cara bijak.
Keteguhan Sumayyah binti Khayyat adalah simbol perjuangan seorang mukminah sejati. Ia mungkin tidak terkenal di dunia saat itu, tetapi Allah memuliakannya sebagai syahidah pertama dalam Islam.
Bagi generasi muslim kini, nama Sumayyah adalah inspirasi abadi: bahwa iman sejati tidak akan tergoyahkan oleh ancaman apa pun.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

