PERTANYAAN seperti ini sering kali muncul di masyarakat: “Jangan minum air dingin, nanti cepat gemuk!” Tapi, benarkah air dingin bisa bikin badan gemuk? Apakah ini hanya mitos lama yang masih dipercaya banyak orang, atau ada fakta ilmiahnya?
Mari kita bahas secara tuntas dan logis.
Air Dingin dan Lemak Tubuh: Apa Hubungannya?
Banyak yang percaya bahwa air dingin dapat membuat lemak tubuh menggumpal atau menumpuk karena suhu rendahnya. Padahal, lemak dalam tubuh tidak bisa “beku” hanya karena air dingin masuk ke lambung. Suhu tubuh manusia rata-rata adalah sekitar 36-37°C, dan tubuh punya sistem termoregulasi yang sangat canggih untuk menjaga suhu tetap stabil.
BACA JUGA: Benarkah Minuman Manis Bisa Merusak Kesehatan Ginjal?
Saat kamu minum air dingin, tubuh justru akan bekerja lebih keras untuk menghangatkannya, dan proses ini membutuhkan energi. Energi ini berasal dari pembakaran kalori. Jadi secara logika, air dingin justru bisa membakar sedikit kalori, bukan menambah lemak.
Air Dingin Bisa Membantu Membakar Kalori?
Ya, secara teknis benar. Saat air dingin masuk ke tubuh, tubuh akan meningkatkan metabolisme untuk menyesuaikan suhu cairan tersebut dengan suhu tubuh. Ini disebut dengan efek termogenesis.
Sebuah studi kecil menunjukkan bahwa minum sekitar 500 ml air dingin bisa meningkatkan metabolisme hingga 30% selama kurang lebih 30-40 menit setelah diminum. Tapi perlu diingat, jumlah kalori yang terbakar masih sangat kecil, sekitar 24 kalori saja—tidak cukup signifikan untuk dijadikan metode diet utama.
Jadi, Kenapa Masih Banyak yang Menganggap Air Dingin Bikin Gemuk?
Mitos ini mungkin berasal dari kebiasaan mengonsumsi air dingin bersamaan dengan makanan tinggi lemak atau kalori, seperti:
Minum soda dingin saat makan gorengan
Minum es teh manis bersama nasi padang
Menyantap es krim setelah makan besar
Yang bikin gemuk bukan es atau air dinginnya, tapi asupan kalorinya. Air putih, baik dingin maupun hangat, tidak mengandung kalori. Sedangkan minuman manis atau makanan yang menyertainya itulah yang menyumbang lemak.
Apakah Air Dingin Berbahaya untuk Kesehatan?
Secara umum, air dingin aman dikonsumsi, terutama jika tubuh dalam kondisi sehat. Namun, ada beberapa catatan:
Pada orang yang sensitif, air dingin bisa menyebabkan sakit tenggorokan atau kembung.
Untuk penderita migrain atau gangguan pencernaan, air dingin bisa memicu ketidaknyamanan.
Jadi, sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Kesimpulan: Mitos!
Air dingin TIDAK menyebabkan kegemukan. Yang bikin gemuk adalah jumlah kalori yang masuk lebih besar daripada yang dibakar. Minum air dingin bahkan bisa sedikit membantu membakar kalori karena tubuh butuh energi untuk menyesuaikan suhunya.
Namun ingat, jangan jadikan air dingin sebagai “alat diet”. Tetap perhatikan pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.
BACA JUGA: Mandi Malam Itu Bahaya, Benarkah?
Tips Sehat:
Minum cukup air (dingin atau hangat) setiap hari: minimal 8 gelas.
Hindari konsumsi es yang dicampur gula berlebihan.
Konsumsi air dingin setelah olahraga bisa membantu pendinginan tubuh. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

