Jangan Tertipu! Ini 7 Tips Beli Motor Bekas

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

MEMBELI motor bekas memang jadi pilihan banyak orang—lebih hemat, cepat punya kendaraan, dan pilihan modelnya juga beragam. Tapi hati-hati! Di balik bodi yang mengilap, tak jarang tersimpan masalah besar yang bisa bikin dompet jebol. Banyak kasus pembeli tertipu karena hanya menilai motor dari tampilan luar, padahal kondisi mesin, surat-surat, dan riwayat pemakaian jauh lebih penting untuk diperhatikan.

Agar kamu tidak salah langkah, berikut 7 tips cerdas membeli motor bekas yang bisa jadi panduan sebelum melakukan transaksi.

1. Cek Kelengkapan Surat dan Legalitas

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan BPKB dan STNK asli dan sesuai nomor rangka serta mesin. Cocokkan data di dokumen dengan fisik motor.

Jika ada perbedaan, waspadai kemungkinan motor tersebut hasil curian atau bermasalah hukum. Pastikan juga pajaknya masih aktif agar tidak menambah biaya di kemudian hari.

BACA JUGA:  Tips Belanja Hemat dengan Uang Rp 100.000 Sehari untuk Makan 3 Kali

2. Perhatikan Kondisi Mesin

Jangan tergoda dengan tampilan luar yang kinclong. Hidupkan mesin dan dengarkan suaranya. Mesin yang sehat terdengar halus dan stabil. Coba juga tarik gas perlahan—jika ada suara aneh atau tersendat, bisa jadi ada masalah di bagian karburator atau piston.

Sebaiknya ajak teman yang paham mesin atau montir untuk membantu memeriksa.

3. Periksa Nomor Rangka dan Mesin

Pastikan nomor rangka dan nomor mesin tidak pernah dihapus, digosok, atau diukir ulang. Nomor yang tidak jelas bisa menandakan motor pernah terlibat kasus. Foto nomor tersebut dan cocokkan dengan yang tercantum di BPKB.

4. Amati Kondisi Fisik dan Cat

Motor yang masih orisinal biasanya memiliki warna cat merata dan baut-baut yang belum banyak lecet. Jika cat terlihat baru di beberapa bagian saja, bisa jadi motor tersebut habis diservis besar karena pernah jatuh atau tabrakan.

https://s.shopee.co.id/70Djkx4cK3

5. Cek Kilometer dan Tahun Produksi

Jangan hanya melihat tahun motor—lihat juga jarak tempuhnya. Motor yang berusia 5 tahun dengan kilometer rendah bisa lebih bagus dari motor 2 tahun yang jarak tempuhnya sudah puluhan ribu. Namun, waspadai juga kilometer yang sengaja “diputar balik” untuk menipu pembeli.

6. Test Ride Sebelum Membeli

Rasakan sendiri performa motor. Saat dikendarai, motor yang baik terasa stabil, tidak oleng, dan perpindahan gigi berjalan mulus. Jika terasa getar berlebih atau rem tidak pakem, pertimbangkan kembali untuk membelinya.

BACA JUGA: Life Hack: Cara Memeram Mangga yang Masih Mentah sampe Matang, No 5 Jangan Lakukan Ya!

7. Jangan Tergesa-gesa dan Bandingkan Harga

Lakukan riset harga di beberapa tempat atau platform online. Jika harganya terlalu murah dibandingkan pasaran, itu tanda bahaya. Bisa jadi motor hasil curian atau punya masalah berat. Lebih baik bayar sedikit lebih mahal tapi dapat motor yang aman dan terjamin.

Kesimpulan:

Membeli motor bekas bukan perkara mudah, tapi juga bukan hal yang menakutkan jika kamu teliti dan sabar. Pastikan semua komponen—mulai dari surat-surat, kondisi mesin, hingga test ride—diperiksa dengan detail.

Ingat, motor bekas yang terlihat bagus belum tentu benar-benar sehat. Jadi, jangan mudah tergoda harga murah sebelum yakin dengan kualitasnya. Dengan tips ini, kamu bisa mendapatkan motor bekas idaman tanpa rasa khawatir! []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *