Sedekah-sedekah yang Tidak Akan Pernah Diterima oleh Allah SWT, Nomor 4 Paling Banyak Dilakukan

Dini Koswarini
4 Min Read
Foto: Freepik

SEDEKAH adalah amal mulia yang sangat dicintai Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai ada seratus biji…” (QS. Al-Baqarah: 261)

Namun, tahukah kita bahwa tidak semua sedekah diterima oleh Allah SWT? Ada sedekah yang justru ditolak, bahkan bisa menjadi dosa bagi pelakunya. Sebab bukan banyaknya harta yang menentukan diterima atau tidaknya sedekah, melainkan keikhlasan dan ketakwaan hati saat melakukannya.

Berikut beberapa jenis sedekah yang tidak akan pernah diterima oleh Allah SWT, agar kita bisa menghindarinya:

1. Sedekah dari Harta Haram

Sedekah dari hasil korupsi, riba, mencuri, atau penipuan tidak akan diterima oleh Allah, meskipun nilainya besar.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik.” (HR. Muslim)

Artinya, Allah hanya menerima sedekah dari harta yang halal dan bersih. Menyumbang masjid, anak yatim, atau pesantren dengan uang haram tidak menghapus dosa, justru bisa menambah murka Allah.

BACA JUGA:  Sedekah Ustman bin Affan, MasyaAllah!

2. Sedekah untuk Pamer (Riya’)

Sedekah yang dilakukan bukan karena Allah, tetapi karena ingin dipuji manusia, tertolak di sisi Allah. Orang seperti ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai orang munafik: “Dan janganlah kamu membatalkan sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia…” (QS. Al-Baqarah: 264)

Riya’ adalah penyakit hati yang halus, sering tidak disadari. Hati-hati saat kita ingin bersedekah sambil berkata, “Biar orang tahu saya dermawan,” atau “Biar disebut donatur besar.” Amalan seperti ini tidak akan mendapat pahala sedikit pun.

3. Sedekah yang Dibarengi dengan Menyakiti Penerima

Memberi, lalu menyindir, menghina, atau menyakiti hati penerima, juga membuat sedekah tidak diterima.

Allah berfirman: “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima).” (QS. Al-Baqarah: 263)

Sedekah semestinya menenangkan dan mengangkat martabat orang lain, bukan membuatnya merasa rendah atau malu.

4. Sedekah dengan Niat Balas Jasa atau Pamrih Dunia

Inilah yang paling banyak dilakukan, tanpa sadar. Banyak orang bersedekah agar usahanya lancar, anaknya naik jabatan, atau kehidupannya dipermudah — bukan semata karena Allah.

Padahal, sedekah yang diniatkan untuk urusan dunia tidak bernilai ibadah di sisi Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Sedekah dengan harapan duniawi mungkin saja membawa manfaat secara sosial, tetapi tidak bernilai akhirat jika Allah bukan tujuannya.

5. Sedekah yang Tidak Disertai Ketaatan

Sebagian orang rajin bersedekah, tapi masih meninggalkan shalat, berbuat zalim, atau melakukan maksiat. Padahal, amal baik tidak menutupi amal buruk tanpa taubat.

Ulama salaf berkata: “Amal baik tidak akan bermanfaat jika disertai maksiat yang terus-menerus.”

BACA JUGA:  Gaji Pas-pasan, Tapi Tetap Ingin Sedekah? Ini Logika Langit yang Tak Masuk Akal tapi Terbukti

Sedekah yang benar adalah bagian dari ketaatan yang utuh — yaitu ibadah hati, ucapan, dan perbuatan yang tunduk kepada Allah SWT.

Penutup

Sedekah adalah cahaya, tapi bisa padam jika niat dan sumbernya kotor. Maka, sebelum tangan memberi, bersihkan hati dari riya’, pastikan harta halal, dan niatkan hanya karena Allah.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Amal itu ibarat tubuh tanpa ruh jika tidak disertai keikhlasan.”

Semoga setiap sedekah yang kita keluarkan menjadi amal jariyah yang diterima di sisi Allah, bukan sekadar angka yang hilang dari dompet tanpa nilai di akhirat. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *