BERIKUT ini adalah ciri-ciri motor yang sudah waktunya ganti oli dan sebaiknya jangan diabaikan:
1. Suara Mesin Lebih Kasar
Mesin terdengar lebih berisik dari biasanya, terutama saat dinyalakan atau digeber. Ini tanda oli sudah menurun kualitasnya dalam melumasi.
2. Tarikan Motor Terasa Berat
Motor terasa “nahan” saat dipacu. Tarikan gas tidak responsif seperti biasa. Ini bisa disebabkan oleh oli yang mengental atau sudah kotor.
BACA JUGA: Jangan Tertipu! Ini 7 Tips Beli Motor Bekas
3. Warna Oli Sudah Hitam Pekat
Saat dicek lewat dipstick (tongkat pengukur oli), warnanya tidak lagi cokelat jernih, melainkan hitam pekat dan kental.
4. Mesin Cepat Panas
Kalau mesin lebih cepat panas dari biasanya, kemungkinan besar oli sudah kehilangan kemampuan meredam panas mesin.
5. Ada Bau Terbakar
Terkadang muncul bau seperti terbakar, terutama saat motor lama digunakan. Bisa jadi oli tidak lagi bekerja optimal dalam menjaga suhu mesin.
6. Indikator Oli Menyala (Jika Ada)
Pada motor yang dilengkapi sensor, lampu indikator oli bisa menyala sebagai peringatan.
BACA JUGA: Cara Ganti Oli Motor Sendiri, Gimana Sih?
7. Sudah Menempuh Jarak Maksimal
Idealnya, oli motor diganti setiap 2.000–3.000 km (motor bebek dan matic) atau 4.000–5.000 km (motor sport). Jika sudah melebihi ini, sebaiknya langsung ganti.
8. Sudah Lewat Waktu Ganti (Meski Jarang Dipakai)
Oli juga memiliki usia pakai. Meski jarang dipakai, motor sebaiknya tetap ganti oli minimal setiap 2–3 bulan sekali karena oli bisa mengendap dan rusak kualitasnya. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

