Lalu Bagas nyeletuk.Nada suaranya setengah bercanda.Setengah yakin.“Dil,” katanya.“Svida itu suka sama elo.”
MASALAH itu datang tanpa suara. Tidak berisik. Tidak dramatis. Ia muncul dari wajah Bagas…
Pemimpin bukan yang paling keras.Bukan yang paling pintar bicara.Tapi yang paling sering tinggalsaat yang…
Pengakuan bukan dari seberapa keras nama dipasang,tapi dari seberapa dalam hati menerima.