Ia adalah ungkapan adab, akhlak, dan kelembutan dalam berinteraksi.
Karena Warkop bukan sekadar lucu. Ia adalah bagian dari memori kolektif kita.
Novel ini bertahan bukan karena tragedinya, melainkan karena kebenaran emosionalnya.
Maaf ya Squidward, maaf Bu Shinchan, maaf Pak Petani, maaf Tom… Kami dulu terlalu…