7 Golongan yang Akan Mendapat Perlindungan Allah SWT di Hari Kiamat

5 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

DARI Nabi ﷺ, beliau bersabda: “Ada tujuh golongan yang bakal dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu: Pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah (selalu beribadah), seseorang yang hatinya bergantung kepada Masjid (selalu melakukan shalat berjamaah di dalamnya), dua orang yang saling mengasihi di jalan Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seseorang yang diajak perempuan berkedudukan dan cantik (untuk bezina), tapi ia mengatakan: “Aku takut kepada Allah”, seseorang yang diberikan sedekah kemudian merahasiakannya sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang dikeluarkan tangan kanannya, dan seseorang yang berdzikir (mengingat) Allah dalam kesendirian, lalu meneteskan air mata dari kedua matanya,” (HR Bukhari).

Tujuh golongan yang akan mendapat perlindungan dari Allah yang pada hari itu tidak ada perlindungan kecuali hanya perlindungan Allah.

1. Imamun adil, pemimpin yang adil, hakim yang adil. Subhanallah, terdepan, yang pertama mendapat perlindungan Allah.

BACA JUGA:  Jarak Antara Diutusnya Rasul dan Hari Kiamat

Imam atau pemimpin yang adil mendapat kedudukan istimewa di sisi Allah karena keadilan adalah amanah besar dan ujian yang sangat berat. Dalam hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah ﷺ menyebut “tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah di hari tiada naungan selain naungan-Nya”, dan yang pertama disebut adalah “imamun ‘adil” — pemimpin yang adil. Ini menunjukkan bahwa keadilan seorang pemimpin bukan hanya soal keputusan duniawi, tetapi menjadi sebab turunnya rahmat dan perlindungan Allah di hari kiamat.

Para ulama salaf menjelaskan bahwa keadilan seorang pemimpin mencakup semua aspek: tidak memihak, tidak zalim, dan menegakkan hukum Allah tanpa takut kepada manusia. Imam al-Ghazali berkata, “Keadilan adalah tiang dunia; jika ia runtuh, maka runtuhlah kehidupan.” Karena itulah, pemimpin yang adil disebut paling awal mendapat perlindungan Allah—sebab di tangannya terjaga keadilan umat, keamanan manusia, dan tegaknya kebenaran di muka bumi.

2. Manusia yang aktif, gesit, dalam ibadah kepada Allah SWT. Aktivitasnya mendekatkan dirinya kepada Allah SWT.

3. Manusia, hamba Allah, yang hatinya senang berada di dalam Masjid. Dia betah di masjid. Shalat berjama’ah, ia senang, subuh-subuh ia menegakkan shalat berjamaah. Allahu Akbar, tentu ini hamba Allah yang benar-benar beriman kepada Allah.

https://s.shopee.co.id/BNe5MhdZ4

4. Manusia yang bersedakah yang tangan kanannya memberi tapi tangan kirinya tidak tahu. Subhanallah.. Apa ini? Orang yang ikhlash, tidak riya, tidak ujub.

Orang yang bersedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak tahu adalah simbol dari keikhlasan yang murni. Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai salah satu dari tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah di hari kiamat.

Artinya, amalnya tersembunyi sepenuhnya dari pandangan manusia, dilakukan hanya untuk Allah semata, tanpa pamrih dan tanpa ingin dipuji. Sedekah seperti ini menjadi bukti bahwa hatinya benar-benar bersih dari riya (pamer) dan ujub (bangga diri).

Para ulama salaf menekankan pentingnya menjaga rahasia amal. Al-Fudhail bin ‘Iyadh berkata, “Tinggalkan amal yang ingin dilihat manusia, karena pandangan mereka tak memberi manfaat di hadapan Allah.” Sementara Hasan al-Bashri mengatakan, “Seorang mukmin menyembunyikan amal baiknya sebagaimana ia menyembunyikan dosa-dosanya.” Maka, orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi bukan hanya memberi harta, tetapi juga mempersembahkan keikhlasan—amal hati yang paling dicintai oleh Allah.

BACA JUGA:  10 Kengerian Hari Kiamat Menurut Hadist Nabi ﷺ

5. Manusia yang saling mencintai karena Allah, bertemu karena Allah, berpisah karena Allah.

6. Manusia yang dirayu, digoda, oleh wanita cantik yang memiliki kekayaan, lalu ia berkata: “Aku takut kepada Allah”. Keinginan maksiatnya ada, tapi rasa takutnya kepada Allah lebih hebat, sehingga ia tidak mau melakukan kemaksiatan. Kita sangat merindukan pemuda, yang memiliki kualitas keimanan yang luar biasa, sehingga ia mampu menahan dari berbagai macam godaan.

7. Manusia, atau hamba Allah, atau orang yang dalam ingatannya kepada Allah, dalam ibadahnya, dalam doanya, dalam dzikirnya, ia menangis. Allahu Akbar, menangis.. Dua tetesan yang dibanggakan Allah di hari kiamat, pertama tetesan darah fii sabilillah, kedua tetesan air mata karena menangis, takut azab Allah, karena merasa bersalah atas segala dosa yang ia lakukan kepada Allah, karena ia sangat mencintai Allah. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *