BURUNG merpati sering kita jumpai di sekitar masjid, alun-alun, atau halaman rumah. Ia dikenal jinak, setia pada pasangannya, dan sering dijadikan simbol perdamaian. Namun muncul satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan: apakah daging burung merpati halal dimakan dalam Islam? Dan kalau halal, apakah rasanya enak?
Mari kita bahas pelan-pelan, dari sisi syariat dan dari sisi rasa.
Hukum Daging Burung Merpati dalam Islam
1. Prinsip Umum Hewan Halal
Dalam Islam, kaidah dasarnya adalah:
semua hewan halal dimakan kecuali ada dalil yang mengharamkannya.
Allah berfirman: “Dia-lah yang menciptakan untuk kamu apa yang ada di bumi semuanya.” (QS. Al-Baqarah: 29)
BACA JUGA: Hukum Makan Bawang
Hewan darat yang diharamkan secara tegas antara lain:
- Bangkai
- Darah
- Babi
- Hewan buas bertaring
Burung bercakar tajam yang memangsa (elang, rajawali, burung hantu)
2. Merpati Termasuk Burung Apa?
Burung merpati bukan burung pemangsa, tidak bercakar tajam, dan tidak memakan daging. Makanannya umumnya biji-bijian dan tumbuhan.
Karena itu, para ulama sepakat bahwa merpati termasuk burung yang halal dimakan.
Imam An-Nawawi رحمه الله berkata: “Setiap burung yang tidak memiliki cakar tajam untuk memangsa, maka hukumnya halal.” (Syarh Shahih Muslim)
Merpati masuk jelas dalam kategori ini.
3. Praktik di Zaman Nabi ﷺ
Dalam beberapa riwayat sejarah, burung merpati dikenal dan hidup di sekitar manusia Arab. Tidak ada satu pun hadis sahih yang melarang memakannya. Bahkan sebagian ulama menyebut, merpati termasuk burung yang boleh disembelih dan dimakan seperti ayam dan bebek.
Artinya, dari sisi hukum: Daging burung merpati halal dimakan, selama:
- Disembelih sesuai syariat
- Tidak membahayakan kesehatan
Apakah Burung Merpati Itu Enak?
Sekarang kita beralih ke pertanyaan kedua: soal rasa.
Jawabannya singkat: enak, tapi beda dengan ayam.
1. Tekstur dan Rasa
Daging merpati:
- Lebih halus dan lembut
- Seratnya kecil
- Tidak terlalu berlemak
- Rasanya gurih alami, sedikit mirip daging bebek muda, tapi lebih ringan
Karena ototnya aktif terbang, dagingnya padat namun empuk bila dimasak dengan benar.
2. Dianggap Makanan Istimewa
Di beberapa daerah:
- Merpati dianggap hidangan spesial
- Sering disajikan untuk orang sakit atau pemulihan
- Di Timur Tengah dan Asia Selatan, daging merpati termasuk makanan bernilai tinggi
Dalam tradisi lama, daging merpati sering disebut sebagai makanan yang:
- Menguatkan tubuh
- Menghangatkan badan
- Baik untuk stamina
3. Cara Memasak Menentukan Rasa
Merpati akan sangat enak jika:
- Digoreng kering
- Dibakar dengan bumbu sederhana
- Dimasak sup atau semur perlahan
Jika dimasak terlalu lama dengan api besar, dagingnya bisa menjadi agak keras. Kuncinya: jangan overcooked.
Catatan Adab dan Etika
Meski halal, Islam juga mengajarkan adab:
- Tidak menyiksa hewan
- Menyembelih dengan cara yang baik
- Tidak berlebihan dalam membunuh hewan tanpa kebutuhan
BACA JUGA: Ngantuk Ga Biasa Minum Kopi, Ini Makanan yang Bisa Jadi Alternatifnya!
Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal.” (HR. Muslim)
Kesimpulan
- Daging burung merpati halal dalam Islam
Tidak ada dalil yang mengharamkannya
Bukan burung pemangsa
Aman dikonsumsi jika disembelih sesuai syariat
Dan soal rasa?
Enak, gurih, lembut, dan tergolong istimewa, meski porsinya kecil dibanding ayam.
Jika dimakan dengan niat menjaga kesehatan dan mensyukuri nikmat Allah, maka ia bukan sekadar makanan — tapi juga ibadah. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

