Bagaimana Nabi Isa Turun di Akhir Zaman Nanti?

4 Min Read
Foto: Freepik

TURUNNYA Nabi Isa ‘alaihissalam di akhir zaman adalah salah satu tanda besar kiamat yang telah disepakati kebenarannya oleh para ulama Islam. Peristiwa ini bukan dongeng, bukan pula simbol semata, melainkan fakta aqidah yang berdiri di atas dalil-dalil yang kuat dan terpercaya.

Nabi Isa Tidak Wafat, tetapi Diangkat oleh Allah

Islam menegaskan bahwa Nabi Isa tidak dibunuh dan tidak disalib. Allah mengangkatnya ke langit dalam keadaan hidup.

Allah Ta‘ala berfirman:

“Mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang diserupakan bagi mereka… bahkan Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.”
(QS. An-Nisa: 157–158)

Ayat ini menjadi fondasi utama bahwa Nabi Isa masih hidup dan kelak akan kembali ke bumi.

BACA JUGA: 5 Panggilan Bumi di Akhir Zaman

Dalil Al-Qur’an tentang Turunnya Nabi Isa

Allah juga berfirman:

“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar menjadi tanda bagi kiamat.”
(QS. Az-Zukhruf: 61)

Para mufassir seperti Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini sebagai turunnya Nabi Isa menjelang kiamat, bukan kelahirannya.

Kapan dan Di Mana Nabi Isa Turun?

Dalam hadits shahih, Rasulullah ﷺ menjelaskan secara rinci.

Nabi ﷺ bersabda:

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh akan turun kepada kalian Isa bin Maryam sebagai hakim yang adil.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan:

“Ia turun di menara putih di sebelah timur Damaskus.”
(HR. Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa tempat tersebut berada di wilayah Syam, tepatnya di sekitar Damaskus.

Keadaan Nabi Isa Saat Turun

Rasulullah ﷺ menggambarkan keadaan Nabi Isa dengan sangat detail:

  • Mengenakan dua pakaian berwarna kekuningan
  • Kedua tangannya diletakkan di sayap dua malaikat
  • Rambutnya basah, seakan baru keluar dari kamar mandi
  • Wajahnya bercahaya dan menenangkan
  • Deskripsi ini diriwayatkan dalam hadits shahih Muslim.

Nabi Isa Turun Saat Fitnah Dajjal Memuncak

Turunnya Nabi Isa terjadi pada masa munculnya Dajjal, fitnah terbesar sepanjang sejarah manusia.

Ketika kaum muslimin dipimpin oleh Imam Mahdi dan hendak melaksanakan shalat Subuh, Nabi Isa turun. Imam Mahdi mempersilakan Nabi Isa menjadi imam, namun beliau menolak.

Nabi Isa berkata bahwa kepemimpinan shalat tetap di tangan kaum muslimin sebagai bentuk kemuliaan umat Nabi Muhammad ﷺ.

https://s.shopee.co.id/BNe5MhdZ4

Membunuh Dajjal

Setelah turun, Nabi Isa akan mengejar Dajjal dan membunuhnya di sebuah tempat bernama Bab Ludd (sekarang wilayah Palestina).

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Isa bin Maryam akan membunuh Dajjal di pintu Ludd.”
(HR. Muslim)

Inilah akhir dari fitnah terbesar umat manusia.

Meluruskan Akidah dan Menegakkan Syariat Islam

Nabi Isa tidak datang membawa syariat baru. Ia datang sebagai pengikut Nabi Muhammad ﷺ.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ia akan mematahkan salib, membunuh babi, dan menghapus jizyah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Maknanya:

  • Menolak keyakinan penyaliban
  • Menghapuskan simbol kesyirikan
  • Menegakkan Islam secara murni

BACA JUGA: Bulan Terbelah di Akhir Zaman

Masa Kedamaian dan Keadilan

Di masa Nabi Isa:

  • Keamanan merata
  • Kedamaian menyeluruh
  • Harta melimpah
  • Kebencian dan permusuhan hilang
  • Binatang buas hidup berdampingan
  • Ia memerintah selama sekitar 40 tahun, lalu wafat dan dishalatkan oleh kaum muslimin.

Kesepakatan Ulama Ahlus Sunnah

Para ulama seperti Imam Ahmad, Imam Nawawi, Ibnu Taimiyah, Ibnu Katsir, dan lainnya sepakat bahwa:

Turunnya Nabi Isa adalah hakikat nyata, bukan simbol atau kiasan.

Mengingkarinya berarti menolak hadits-hadits mutawatir secara makna.

Penutup

Turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam adalah pengingat bahwa kebenaran akan selalu kembali tegak. Kebatilan, sekuat apa pun, pasti runtuh. Dan Islam, sebagai agama tauhid, akan kembali bersinar menjelang akhir zaman.

Bagi kaum beriman, kabar ini bukan untuk ditakuti, tetapi untuk menguatkan iman dan mempersiapkan diri dengan ilmu, amal, dan keikhlasan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *